Advertisement

Advertisement

Menyalakan Pelita Kalbu Dengan Cinta

MARWAHISLAM.net - Menyalakan Pelita Kalbu Dengan Cinta dimana maksudnya telah Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas'ud bahwa Rasulullah saw. bersabda, 

"Barangsiapa yang dalam kalbunya menyimpan kesombongan walaupun sekecil apapun, ia tidak akan masuk surga. Dan, siapa saja yang kalbunya menyimpan iman walaupun sekecil apa pun, ia tidak akan masuk neraka.

Kendalikan Potensi Hawa

MARWAHISLAM.net | Kendalikan Potensi Hawa - Kalbu semakin cemerlang selama potensi hawa dapat dikendalikan, sebagaimana firman-Nya,


"Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya)." (an-Naaziat: 40-41)

Janganlah Kamu Sombong dan Dengki

MARWAHISLAM.net | Janganlah Kamu Sombong dan Dengki karena akan berakibat Melemahnya potensi shadr yang menyebabkan kita kehilangan naluri insting dan percikan cahaya kebenaran. 

Menyempurnakan Nikmat

MARWAHISLAM.net - Menyempurnakan Nikmat yang kadang-kadang kekayaan tidak memberikan apa-apa bagi Pemiliknya kecuali keresahan dan kekhawatiran. Semakin banyak harta semakin sulit menemukan ketenteraman dan ketenangan yang dapat membawa kedamaian hati. Karenanya, banyaknya harta tidak dliimbangi oleh besarnya ridha dan keyakinannya kepada Allah swt.

Mencari Telaga di Tengah Zaman Yang Gersang

MARWAHISLAM.net - Mencari Telaga di Tengah Zaman Yang Gersang, dimana hari ini, ketika saudara-saudara mengalami keputusasaan dikarenakan beratnya beban hidup yang tak seberapa, aku tahu banyak jiwa yang gersang di balik rumah gedung dan rumah mewah yang megah.

Menerangkan Syariat Allah Dengan Penuh Kesadaran

MARWAHISLAM.net | Menerangkan Syariat Allah Dengan Penuh Kesadaran dan dengan Sejelas-jelasnya Meskipun Terasa Berat karena Malu.

Pada penjelasan awal telah dipaparkan nash-nash yang menjelaskan bahwa Sunnah yang mulia di samping keinginannya agar umat mempunyai akhlak dan budaya malu tidak melihatnya sebagai larangan dalam rangka pemecahan masalah seksual dengan sejelas-jelasnya.

Pengaruhi Dan Sugesti Diri-mu Tahap II

MARWAHISLAM.net - Pengaruhi Dan Sugesti Diri-mu Tahap II - KOMITMEN


Bacalah komitmen di bawah ini dan ucapkanlah dengan nada suara yang keras, seakan-akan Anda sedang memarahi diri Anda sendiri. Perhatikan, Anda harus membacanya sambil berjalan, bergerak, dan mainkan mimik serta tangan Anda.

Pengaruhi Dan Sugesti Diri-mu (Tahap I )

MARWAHISLAM.net | Pengaruhi Dan Sugesti Diri-mu (Tahap I) - dengan cara memanggil dirimu sendiri : Wahai diriku (sebutkan nama panggilanmu)

Sejak lahir, aku sudah berjuang, berjuang untuk bergerak dan aku menang. Memang kita dilahirkan sebagai pemenang (we born to win, we born to be champion).

Merenung dan Sugesti Diri

MARWAHISLAM.net | Merenung dan Sugesti Diri melalui informasi dan bukti-bukti sejarah serta pengalaman orang-orang sukses sebab mereka punya keyakinan yang prima, sekarang saatnya Anda melakukan sugesti diri dan memprogramkan pola pikir Anda secara Qur’ani penuh optimisme dan penuh keyakinan.

30 Tahun Ia Menangis Karena Hamdallah

MARWAHISLAM.net - 30 Tahun Ia Menangis Karena Hamdallah - NAMANYA SIRRIY SIOTHY. Sering juga disebut dengan as-Surkati, Gara-gara mengucap hamdallah, ia menangis memohon ampun kepada Allah selama tiga puluh tahun. Ia beristigfar setiap hari, setiap saat ia ingat, karena menyesali ucapan alhamdulillah yang pernah keluar dari mulutnya.

Jaga Diri Dan Keluargamu Dari Api Neraka

MARWAHISLAM.net | Jaga Diri dan Keluargamu Dari Api Neraka - merupakan perintah syar'i, dimana Allah SWT berfirman, 

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai-Nya tentang apa yang diperintahkan Allah SWT kepada mereka dan selalu mentaati apa yang diperintahkan." (at-Tahrim: 6)

Membuka Jalan Ke Surga

MARWAHISLAM.net | Membuka Jalan Ke Surga - merupakan harapan dan cita-cita seluruh umat manusia di muka bumi kecuali orang-orang yang ubnormal.



Nabi SAW. Pernah Ditanya mengenai perbuatan yang banyak memasukkan orang ke dalam surga, begitu riwayat dari Abu Hurairah ra, lalu Nabi saw menjawab, "Bertakwa kepada Allah Ta'ala dan berakhlak yang baik”., (HR. Tirmidzi dan lbn Hibban).

Membangun Keyakinan Berdasarkan Al-Qur'an

MARWAHISLAM | Membangun Keyakinan Berdasarkan Al-Qur'an - Betapa besarnya pengaruh lingkungan terhadap diri seseorang. 

Jutaan informasi dan pesan yang disampaikan media massa tentang keluarga, orang yang dihormati, para sahabat, tetangga, dan lain-lain, semuanya itu memaksa kita untuk menentukan pilihan-pilihan dan mempengaruhi cara berpikir dan bertindak.

Arogansi Hawa / Ambisius

MARWAHISLAM | Potensi fuad yang telah dikuasai hawa akan menampakkan sosok kepribadian yang arogan. Dia merasa tidak membutuhkan siapa pun kecuali egonya sendiri, sehingga dia adalah tipe manusia yang hidup dalam dunianya sendiri, menutup kehadiran orang lain. 

Badai Pasti Ber lalu

MARWAHISLAM.net | Badai Pasti Ber lalu -

Hidup seolah-olah berada dalam bahtera diantara dua samudra yang luas.
Butuh perjuangan untuk menakhodai bahtera tersebut agar melaju menuju pulau harapan.

Hukum Qishash Bagi Pembunuh

MARWAHISLAM.net | Hukum Qishash Bagi Pembunuh penting disosialisasikan karena maraknya pembunuhan yang terjadi sehari-hari dan terjadi dimana saja dan menimpa semua orang yang tak berdaya bahkan janin yang tak berdosa sekalipun.

Hukum Membaca Fatihah Bagi Makmum

MARWAHISLAM.netHukum Membaca Fatihah Bagi Makmum - dijelaskan secara rinci oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara.

Abu H. Mustafa Ahmad menjelaskan bahwa, berkenaan dengan Hukum Membaca Fatihah Bagi Ma’mum, kami kutib teks dalam kitab Fathul mu'in jilid I disebutkan yang artinya : "rukun yang keempat : (membaca Fatihah setiap rakaat) dalam keadaan berdiri untuk shalat (qiyam).

Masih Ada Jalan

MARWAHISLAM.netMasih Ada Jalan yang terbuka lebar, walau harus melalui gang-gang sempit dan terjal, namun masih ada jalan yang dapat kita lalui untuk mencapai keinginan kita.

ABU SA'ID AL-KHUDRI RA. menuturkan bahwa Nabi saw. bersabda, "Di kalangan orang-orang sebelum kamu, ada satu orang pria yang telah membunuh sembilan puluh Sembilan orang". Lalu ia bertanya tentang penduduk di bumi ini yang paling berilmu, ia ditunjukkan kepada salah satu pendeta.

Budaya Dajjal

MARWAHISLAM.net - Budaya Dajjal Di dalam masyarakat dikenal sebagai makhluk pembawa bencana yang bermata satu, disebut Dajjal. 

Saya meminjam istilah "Dajjalisme" untuk merepresentasikan sebuah sikap manusia yang menduniakan dirinya dalam satu dimensi, yaitu ambisi untuk memperhambakan diri kepada akal dan nafsu yang mengabaikan suara bathin, yang selalu berteriak kepada kemuliaan yaitu kalbu.

Adu Kambing Dan Fitnah Domba

MARWAHISLAM.net | Dimana AI-Faqih berkata : "Al-Khalil bin Ahmad bercerita kepada kami, Abu Ja’far Ad-Dabili mengatakan kepada kami, Abu 'Abdillah menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Manshur dari Ibrahim bin Harriman bin Al-Harts dari Hudzaifah, lalu dia berkata: "Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda yang artinya:

Allah Bolehkan Talak Bagi Laki-Laki dan Khulu' Bagi Perempuan

MARWAHISLAM.net | Dimana "Talak (yang dapat dirujuki) itu dua kali. Setelah itu dibolehkan rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik pula.... "(al-­Baqarah: 229).

Membiasakan Diri Dengan Al-Qur’an

MARWAHISLAM.net - Membiasakan Diri Dengan Al-Qur’an -


1. Membiasakan diri kita untuk membaca, menelaah, dan mendiskusikan makna kandungan Al–Qur’an secara tematis.

Hubungan Biologis Merupakan Amal Shalih

MARWAHISLAM.net | Maksudnya Melakukan Hubungan Biologis yang Halal adalah Amal Saleh yang Diberi Pahala kepada Laki-laki Muslim dan Wanita Muslimah yang Melakukannya karena Allah Ta'ala.

Memakmurkan Mesjid Tetapi Menentang Allah SWT

MARWAHISLAM.net - Memakmurkan Mesjid Tetapi Menentang  Allah SWT  - dikarenakan berawal dari jiwa yang lemah, atau karena mata yang telah digelapkan oleh kemewahan dunia, menyebabkan kita kehilangan 'izzah atau kehormatan diri. 

Keesaan Allah Ta'ala Dan Hakikatnya

MARWAHISLAM.net | seperti dipaparkan Oleh : Abu H. Abdul Manan atau lebih dikenal dengan Abu Manan Blang Jruen bahwa Tauhid atau libih dikenal keesaan Allah berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Tauhid menjadikan cahaya kebaikan di dunia dan sumber keselamatan menuju akhirat. 

Berpikir Dengan Pengalaman Berdasarkan Al-Qur'an

MARWAHISLAM.net | Tafsiran terhadap sabda Rasulullah, "Kullu mauludin yuladdu 'alal fitrah; bayi-bayi dilahirkan dalam kondisi suci", dan pribadiannya tumbuh bergantung dari pengaruh lingkungannya, pengetahuannya, apakah kelak dia akan berkepribadian Yahudi, Nasrani, ataukah Majusi.

Abu Bakar Ash-Shiddiq Pendamping Hijrahnya Rasulullah SAW

MARWAHISLAM.net - Abu Bakar Ash-Shiddiq Pendamping Hijrahnya Rasulullah SAW - Abu Bakar ash-Shiddiq memiliki nama lengkap 'Abdullah bin 'Utsman bin Amir bin Amru bin Ka'ab bin Sa'ad bin Tayyim bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib bin Quraisy.

Sejenak Mengingat Nabi

MARWAHISLAM.net- Sejenak Mengingat Nabi,. KALAU HARI INI KITA BISA BERTASBIH memuji Allah, maka di sanalah ada sejarah perjuangan Nabi. la cintai kita melebihi cinta kita kepadanya. la tangisi kita karena amat pedih dirasakan olehnya penderitaan kita. 

Naluri Biologis Pada Posisi Seharusnya

MARWAHISLAM.net - Naluri Biologis Pada Posisi Seharusnya - dimana Hadits dari Abu Hurairah ra., dari Nabi SAW, beliau bersabda ; “Salah seorang Rasul hendak berperang, maka ia berkata kepada kaumnya ; 

Naluri Biologis Yang Di haram kan

MARWAHISLAM.net | Perbuatan haram di sini digambarkan dengan beberapa macam bentuk, dan hukum syar'i  telah mengatur sanksi bagi setiap jenis pelanggaran ini, akan kami paparkan secara agak rinci tiap-tiap bentuk pelanggaran yang diharamkan  ini.

Pendidikan Biologis Menurut Nash As-Sunnah

MARWAHISLAM.net | Pendidikan Biologis Menurut Nash As-Sunnah - yaitu NASH2 AS-SUNNAH YANG MENGANDUNG PENDIDIKAN BIOLOGIS (TANPA MERASA MALU)

I. Nash-nash yang Menjelaskan Organ-organ Biologis

a. Farj dan Furuj


Jabir berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Maka takutlah kepada Allah tentang wanita, karena kamu telah meminang mereka dengan amanat Allah, dan kamu jadikan halal furuj (kemaluan/vagina) perempuan itu untuk kamu dengan Nama Allah." (HR Muslim).

Kesenangan Yang Membuat Kita Bahagia

MARWAHISLAM.net - Kesenangan Yang Membuat Kita Bahagia - jika harus memenuhi setiap kemauan dan keinginan, seluruh usia kita tak akan cukup untuk memenuhinya. Selalu saja ada yang kita inginkan. 

Kalau kebahagiaan itu letaknya pada gemerlapnya kekayaan, seluruh isi lautan tak akan sanggup memenuhi mimpi­mimpi kita, ambisi-ambisi kita dan angan­angan kita. Ibarat api, nafsu itu membakar sehingga hati kita menjadi abunya.


Betapa banyak orang­-orang yang makmur hidupnya, tetapi hari­-harinya dipenuhi oleh keluh­an demi keluhan yang tak pernah habisnya. Ada perasaan hampa di balik taman­-taman indah yang menghiasi rumah­rumah megah. Adapula yang kesepian di tengah keramainya manusia. Ada kepedihan­kepedihan yang mengusik hati di antara hingar bingarnya musik yang menghibur.

Hari­-hari ini, tempat­-tempat hiburan malam semakin banyak didirikan untuk menawarkan hidup semu tanpa tujuan. Mereka datang untuk mencari ketenangan dan kebahagiaan, tetapi pulang dengan jiwa yang lupa, bahkan diri dan keluarganya sendiri. Mereka berjoget ria mengikuti irama musik sambil berharap beban jiwanya terlepas. 

Membuat Kita Bahagia

Jiwa­-jiwa yang rapuh itu, apa pula penyebabnya ?.  Uang melimpah, bahkan berlebihan  jumlahnya. Begitu berlebih, sampai­-sampai menggelisahkan hatinya. 

Betapa banyak orang-orang yang makmur hidupnya, tetapi hari-harinya dipenuhi oleh keluh­kesah yang tak berkesudahan. Ada perasaan hampa di balik taman-taman indah yang menghiasi rumah­rumah megah. Ada yang merasa kesepian di tengah ramainya hiruk­pikuk manusia. Ada kepedihan-­kepedihan yang mengusik hati di antara hingar bingarnya musik yang menghibur. 

Teringatlah saya dengan sabda Nabi saw., "Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta, tetapi kekayaan itu adalah kaya akan jiwa," (Muttafaqun ‘alaih). 

Jiwa yang miskin akan terpenjara oleh harta, sehingga mereka selalu memandangnya dengan penuh rasa was-was. Ia tak akan pernah mengizinkan satu butir pun rezekinya jatuh menghilang, meskipun hanya oleh seekor ayam milik tetangga. la tak akan pernah membiarkan pengakuan lepas dari dirinya, sehingga jiwanya tak pernah menemukan ketenangan. 

Orang-orang yang terpenjara oleh hartanya, akan sibuk menahan kepingan­kepingan uang dari tangannya. Meski untuk itu, mereka justru harus kehilangan lebih banyak. Maka, berbahagialah orang­orang yang merdeka hatinya, orang­orang yang rendah hatinya dan bersih jiwanya. 

Ali bin Abi Thalib karamallanu wajhahu pernah mengingatkan, "Berbahagialah orang yang rendah hatinya, halal penghasilannya, bersih jiwanya, dan mulia akhlaknya. Orang seperti itu akan menafkahkan kelebihan hartanya sementara menahan kelebihan ucapannya, menjauhkan kejahatan dirinya dari orang lain, mengikuti sunnah dan tidak termasuk ke dalam kelompok pembuat bid'ah" 

Memberi tidak membuat kita kehilangan. Seperti pupuk, ia menyuburkan tanaman. Kata Ali bin Abi Thalib, “Mintalah curahan rezeki Allah dengan banyak bersedekah." 

Kadang keinginan untuk bersedekah itu sudah ada, tetapi terpatahkan oleh rasa malu karena sedikitnya pemberian. Tangan kita enggan bergerak karena merasa jumlahnya tak cukup Iayak untuk kita berikan. Ingin mengulurkan bantuan, tetapi karena tak sebanding dengan kebutuhan, kita surut menyampaikan. Padahal sesedikit apa pun, ia tetap bernilai lebih banyak daripada tidak memberi sama sekali. 

Sesungguhnya kekayaan itu adakalanya diberikan berlimpah oleh Allah karena hendak memanjakan kita. 

la biarkan kita dalam kelalaian, sampai kita tersadar atau tetap lupa. Adakalanya Allah limpahkan harta kepada kita sebagai keistimewaan agar dapat dinikmati orang Iain. Nikmat itu akan tetap diberikan kepada kita apabila ada yang kita sisihkan untuk kebahagiaan orang lain, atau membebaskan mereka dari kesedihan.

Sekali lagi, marilah kita dengar nasihat Ali bin Abi Thalib, 'Allah swt. mengistimewakan sebagian para hamba­Nya dengan anugerah kekayaan dari­Nya agar dapat dinikmati juga oleh hamba­hamba­Nya yang Iain. 

Maka Ia pun membiarkan harta itu di tangan mereka selama mereka mau menggunakannya untuk kepentingan orang banyak. Tetapi, jika mereka hanya menggenggamnya untuk diri sendiri, niscaya Ia mencabutnya dari mereka dan memindahkannya kepada orang lain.

Begitulah ditulis oleh “Muhammad Fauzil Adhim” dalam bukunya “Membuka Jalan Ke Surga” yang diterbitkan oleh Pustaka Inti Jakarta, edisi I oktober 2004"

Nah. Semoga ada yang dapat kita renungkan. * Bantu Share ya !
Baca juga : Balasan Bagi Orang Yang Bertakwa

Bentuk Kemudahan Pra Hubungan Biologis Dan Sesudahnya

MARWAHISLAM.net | Bentuk Kemudahan Pra Hubungan Biologis Dan Sesudahnya -

1. Boleh Bersenang-senang Meskipun Disertai Usaha Menghindari Kehamilan


Riwayat dari Jabir" bahwa seorang pria datang kepada Rasulullah saw., lalu dia berkata, "Saya mempunyai seorang budak, Dia melayani kami dan mengambilkan air untuk kami, Saya biasa mengelilinginya, tetapi saya tidak senang kalau dia hamil”. Beliau menjawab, "Lakukanlah "azl terhadapnya, karena apa pun yang ditakdirkan terhadapnya akan terjadi juga”. (HR. Muslim)

Masih Ada Air Mata Yang Menetes

MARWAHISLAM.net - Saat TENGAH HARI DI MADINAH, semua makhluk mencari perlindungan di tempat-tempat yang terlindung karena terik matahari yang menyengat. Masyarakat  lebih memilih untuk tidur siang daripada melakukan kegiatan. 

Hadis Sahih Muslim Kitab Ilmu

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Ilmu - 

Bab 1. Larangan mengikuti ayat Alquran yang mutasyabih dan peringatan terhadap orang-orang yang mengikutinya serta larangan berselisih mengenai Alquran


( HR.MUSLIM No:4817 )

Upaya Pencurian Jenazah Rasulullah SAW

MARWAHISLAM.net | Sejarah mencatat, beberapa Upaya Pencurian Jenazah Rasulullah SAW , semuanya mengalami kegagalan. Sungguh Allah Subhanaahu wa Ta’ala telah menjaga Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan hidup dan dalam keadaan sudah meninggal.

Bagaimana Islam Menganjurkan Menikah

MARWAHISLAM.net | Bagaimana Islam Menganjurkan Menikah - dengan menggunakan beberapa cara. Sekali-kali disebut sebagai salah satu sunnah para Nabi dan petunjuk Rasul-Nya, dimana para Nabi dan Rasul sebagai tokoh-tokoh yang wajib ditauladani jejaknya.

Hadis Sahih Bukhari No. 201 – 335

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Bukhari No. 201 – 335 - 

No. Hadist: 201
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair berkata, telah menceritakan kepada kami Al Laits dari ‘Uqail dari Ibnu Syihab berkata, telah mengabarkan kepadaku Ja’far bin ‘Amru bin Umayyah bahwa Bapaknya mengabarkan kepadanya, bahwa ia pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memotong daging paha kambing, saat panggilan shalat tiba beliau langsung meletakkan pisaunya dan shalat tanpa berwudlu lagi.”

Hadis Sahih Muslim Kitab Pendahuluan Dan Iman

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Pendahuluan dan Iman,  ini bebas di copy asalkan mudah juga dicopy oleh yang lain sehingga dibagikan kepada yang membutuhkan :

Kitab Pendahuluan
Bab 1. Ancaman keras bagi orang yang berdusta atas nama Rasulullah saw.

( HR.MUSLIM No:2 )

Hadis Sahih Muslim Kitab Masjid Dan Tempat-Tempat Shalat

MARWAHISLAM.net - Hadits Sahih Muslim Kitab Masjid dan tempat-tempat shalat  –

Bab 1. Pembangunan Mesjid Nabawi

( HR.MUSLIM No:808 )
        Hadis riwayat Abu Zar, ia berkata:Aku bertanya: Wahai Rasulullah, mesjid manakah yang pertama dibangun di muka bumi ini? Rasulullah menjawab: Masjidilharam. Aku bertanya: Kemudian mesjid mana? Beliau menjawab: Masjidilaksa. Aku bertanya: Berapakah jarak waktu antara keduanya? Beliau menjawab: Empat puluh tahun. Di mana saja datang waktu salat, maka salatlah, karena di situ juga mesjid.

Hadis Sahih Muslim Kitab Thaharah

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Thaharah – Bab 1. Kewajiban bersuci ketika salat

( HR.MUSLIM No:330 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Rasulullah saw. beliau bersabda: Salat salah seorang di antara kalian tidak akan diterima apabila ia berhadas hingga ia berwudu.

Hadis Sahih Muslim Kitab Shalatnya Musafir Dan Penjelasan Tentang Qashar

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Shalatnya Musafir Dan Penjelasan Tentang Qashar –

Bab 1. Salat orang yang bepergian dan qasar salat

( HR.MUSLIM No:1105 )

Hadis Sahih Muslim Kitab Shalat Istisqa`

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Shalat Istisqa` - Bab 1. Mengangkat kedua tangan saat berdoa minta hujan

( HR.MUSLIM No:1486 )
        Hadis riwayat Abdullah bin Zaid Al-Mazini, ia berkata:Rasulullah keluar menuju tempat salat untuk mengerjakan salat istisqa’ (permohonan hujan). Beliau memindahkan selendangnya (rida) ketika menghadap kiblat.

Ke-kuat-an Kata

MARWAHISLAM.net - Ke-kuat-an Kata - Rasulullah SAW. Pernah Berkata ; "Sesungguhnya di antara bayan adalah sihir." (HR Bukhari). Yang dimaksud bayan adalah kemampuan berorasasi, atau secara sederhana adalah rangkaian kata untuk menyatakan maksud.

Sepuluh Peri-laku Pengguna Narkoba

MARWAHISLAM.net - Sepuluh Peri-laku Pengguna Narkoba - Sebaiknya kita simak lebih dahulu 'Aisyah r.a. meriwayatkan dari Rasulullah saw. dimana beliau bersabda yang artinya:

Mengoptimalkan Kenikmatan Hubungan Suami ­Istri

MARWAHISLAM.net - Mengoptimalkan Kenikmatan Hubungan Suami ­Istri - merupakan beberapa upaya yang secara umum meningkatkan kebahagiaan rumah tangga.

1. Memulainya dengan Berdoa dan Menyebut Nama Allah 

Berpikir dan Bertindak Ber-dasar-kan Al-Qur’an

MARWAHISLAM.net - Berpikir dan Bertindak ber-dasar-kan Al-Qur’an - "Berpikir sesaat, lebih baik daripada beribadah setahun'.' (HR. Ibnu Hibban).

Secara Umum Berpikir adalah proses untuk menyimpan, mengingat, menganalisis, dan menyimpulkan berbagai informasi internal dan eksternal diri kita, sehingga menjadi sebuah konsep gagasan (ide) yang akan menjadi dorongan dan tindakan.

Kelembutan Yang Menghasilkan

MARWAHISLAM.net - Kelembutan Yang Menghasilkan - TENTANG BERBICARA, ADA KEKUATAN yang terkadang kita lupa, Atau jangan-jangan kita memang tidak tahu, Kita berbicara dengan suara yang lemah untuk merebut hati manusia, padahal ketika itu seharusnya kita berbicara lantang.

Jangan Shalatkan Apabila Dia Mati

MARWAHISLAM.net - Jangan Shalatkan Apabila Dia Mati . Jangan pernah kamu berikan salam kepada orang yang meminum minuman keras, janganlah dikunjungi bila ia terbaring sakit dan jangan shalatkan bila dia mati".

Kemarau Panjang Menggelisahkan

MARWAHISLAM.net | Kemarau Panjang Menggelisahkan ini masih akan berlanjut dengan Kepanasan penuh gersang yang membuat tumbuh-tumbuhan tumbuh layu di tanah gersang, masih akan terjadi. Hutan­-lindungpun yang menghijau akan enggan menyimpan air untuk kehidupan kita.

Masuk Surga Karena Silaturrahmi

MARWAHISLAM.net - Masuk Surga Karena Silaturrahmi yaitu dengan mempererat tali persaudaraan, Memberi Salam dan sapa.

Al-faqih berkata :"Abul Qasim 'Abdur Rahman bin Muhammad menceritakan kepada kami bahwa : "Faris bin Marduwih menceritakan kepada kami bahwa : "Muhammad bin Al-Fadlil menceritakan kepada kami bahwa : "Muhammad bin 'Ubaid Ath-Thanafasi menceritakan kepada kami dari ‘Amt bin 'Utsman dari Musa bin Thalhah dari Aby Ayyub ra. dimana ia berkata :

Hadis Sahih Muslim Kitab Jenazah

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Jenazah -


Bab 1. Meratapi mayit

( HR.MUSLIM No:1531 )
        Hadis riwayat Usamah bin Zaid ra., ia berkata: Kami sedang berada di dekat Rasulullah saw. ketika seorang di antara putri beliau menyuruh seseorang memanggil beliau dan memberi kabar bahwa anak putri beliau itu sedang menghadapi maut, Rasulullah saw. bersabda kepada utusan tersebut: Kembalilah dan kabarkan kepadanya bahwa apa yang Allah ambil dan Allah berikan adalah milik-Nya semata. Segala sesuatu di sisi-Nya adalah dengan batas waktu tertentu. Suruhlah ia untuk bersabar dan mengharap pahala. Utusan itu kembali dan berkata: Dia berjanji akan memenuhi pesan-pesan itu. Lalu Nabi saw. berdiri diikuti oleh Saad bin Ubadah dan Muadz bin Jabal. Aku pun (Usamah bin Zaid) ikut berangkat bersama mereka. Kepada Rasulullah saw. anak (dari putri beliau) diserahkan dan jiwanya bergolak seperti berada dalam qirbah (tempat air) tua. Kedua mata Rasulullah saw. menitikkan air mata. Lalu Saad bertanya: Apa arti air mata itu, ya Rasulullah? Rasulullah saw. bersabda: Ini adalah rahmat (kasih sayang) yang diletakkan Allah dalam hati para hamba-Nya. Sesungguhnya Allah mengasihi para hamba-Nya yang pengasih.

Hadis Sahih Muslim Kitab Zakat

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Zakat - 

Bab 1. Tidak ada kewajiban zakat budak dan kuda bagi seorang muslim

( HR.MUSLIM No:1625 )
        Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri: ia berkata:Dari Nabi, beliau bersabda: Tidak ada zakat pada hasil bumi yang kurang dari lima Wasaq (tiga ratus sha’), tidak ada zakat pada unta yang kurang dari lima ekor, tidak ada zakat pada perak yang kurang dari lima uqiyah.

Hadis Sahih Muslim Kitab Haji

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Haji - Bab 1. Perkara yang dibolehkan dan yang tidak dibolehkan bagi orang yang berihram haji atau umrah dan penjelasan tentang pengharaman memakai minyak wangi

( HR.MUSLIM No:2012 )

Hadis Sahih Muslim Kitab Nikah

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Nikah - 

Bab 1. Anjuran menikah bagi orang yang sudah berkeinginan serta memiliki nafkahnya dan anjuran bagi yang belum mampu untuk berpuasa.

( HR.MUSLIM No:2485 )
        Hadis riwayat Abdullah bin Mas`ud ra.: Dari Alqamah ia berkata: Aku sedang berjalan bersama Abdullah di Mina lalu ia bertemu dengan Usman yang segera bangkit dan mengajaknya bicara. Usman berkata kepada Abdullah : Wahai Abu Abdurrahman, inginkah kamu kami kawinkan dengan seorang perempuan yang masih belia? Mungkin ia dapat mengingatkan kembali masa lalumu yang indah. Abdullah menjawab: Kalau kamu telah mengatakan seperti itu, maka Rasulullah saw. pun bersabda: Wahai kaum pemuda! Barang siapa di antara kamu sekalian yang sudah mampu memberi nafkah, maka hendaklah ia menikah, karena sesungguhnya menikah itu lebih dapat menahan pandangan mata dan melindungi kemaluan (alat kelamin). Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penawar bagi nafsu.

( HR.MUSLIM No:2487 )
        Hadis riwayat Anas ra.: Bahwa beberapa orang sahabat Nabi saw. bertanya secara diam-diam kepada istri-istri Nabi saw. tentang amal ibadah beliau. Lalu di antara mereka ada yang mengatakan: Aku tidak akan menikah dengan wanita. Yang lain berkata: Aku tidak akan memakan daging. Dan yang lain lagi mengatakan: Aku tidak akan tidur dengan alas. Mendengar itu, Nabi saw. memuji Allah dan bersabda: Apa yang diinginkan orang-orang yang berkata begini, begini! Padahal aku sendiri salat dan tidur, berpuasa dan berbuka serta menikahi wanita! Barang siapa yang tidak menyukai sunahku, maka ia bukan termasuk golonganku.

Kitab Nikah

( HR.MUSLIM No:2488 )
        Hadis riwayat Sa`ad bin Abu Waqqash ra., ia berkata: Rasulullah saw. melarang Usman bin Mazh`un hidup mengurung diri untuk beribadah dan menjauhi wanita (istri) dan seandainya beliau mengizinkan, niscaya kami akan mengebiri diri.
Bab 2. Tentang nikah mut`ah bahwa ia pernah dibolehkan lalu dihapus, kemudian dibolehkan kembali lalu dihapus lagi sampai hari kiamat

( HR.MUSLIM No:2493 )
        Hadis riwayat Abdullah bin Mas`ud ra., ia berkata: Kami pergi berperang bersama Rasulullah saw. tanpa membawa istri lalu kami bertanya: Bolehkah kami mengebiri diri? Beliau melarang kami melakukan itu kemudian memberikan rukhsah untuk menikahi wanita dengan pakaian sebagai mahar selama tempo waktu tertentu lalu Abdullah membacakan ayat: Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

( HR.MUSLIM No:2494 )
        Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra., ia berkata: Seorang yang akan memberikan pengumuman dari Rasulullah saw. keluar menghampiri kami dan berkata: Sesungguhnya Rasulullah saw. sudah mengizinkan kamu sekalian untuk menikahi kaum wanita secara mut`ah.

Bab 2. Tentang nikah mut`ah bahwa ia pernah dibolehkan lalu dihapus, kemudian dibolehkan kembali lalu dihapus lagi sampai hari kiamat

( HR.MUSLIM No:2510 )
        Hadis riwayat Ali bin Abu Thalib ra.: Bahwa Rasulullah saw. melarang untuk menikahi wanita secara mut`ah dan memakan daging keledai piaraan ketika perang Khaibar.

Bab 3. Pengharaman seorang wanita dan bibinya digabung dalam satu ikatan perkawinan

( HR.MUSLIM No:2514 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Seorang wanita dan bibinya, dari pihak ayah atau ibu, tidak boleh dihimpun dalam satu ikatan perkawinan.
Bab 4. Seorang yang berihram haram menikah dan makruh melamar

( HR.MUSLIM No:2527 )
        Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.: Bahwa Nabi saw. menikah dengan Maimunah dalam keadaan berihram. Ibnu Numair menambahkan: Aku menceritakan hal itu kepada Zuhri, lalu ia berkata: Yazid bin Asham mengabarkan kepadaku bahwa beliau menikahinya dalam keadaan halal.

Bab 5. Pengharaman melamar wanita yang sudah dilamar orang lain kecuali setelah diizinkan atau ditinggalkan
( HR.MUSLIM No:2530 )
        Hadis riwayat Ibnu Umar ra.: Dari Nabi saw. beliau bersabda: Janganlah sebagian kamu menjual atas penjualan orang lain dan janganlah sebagian kamu melamar atas lamaran orang yang lain.

( HR.MUSLIM No:2532 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Nabi saw. melarang orang kota menjual kepada orang kampung atau melarang mereka untuk saling memahalkan harga barang dengan maksud menipu atau seorang melamar atas lamaran saudaranya yang lain, atau menjual atas penjualan orang lain. Dan janganlah seorang wanita meminta perceraian wanita lain untuk menguasai sendiri nafkahnya atau untuk merusak kehidupan rumah tangganya.

Bab 6. Pengharaman dan ketidaksahan nikah syighar
( HR.MUSLIM No:2537 )
        Hadis riwayat Ibnu Umar ra.: Bahwa Rasulullah saw. melarang nikah syighar. Dan nikah syighar ialah seorang lelaki mengawinkan putrinya kepada orang lain dengan syarat orang itu mengawinkannya dengan putrinya tanpa mahar antara keduanya.

Bab 7. Tentang memenuhi syarat-syarat pernikahan
( HR.MUSLIM No:2542 )
        Hadis riwayat Uqbah bin Amir ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya syarat yang paling berhak untuk dipenuhi ialah syarat yang karenanya kamu menghalalkan kemaluan kaum wanita (syarat nikah).

Bab 8. Tentang tanda izin nikah wanita janda ialah ucapan sedangkan gadis perawan ialah diam
( HR.MUSLIM No:2543 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Seorang wanita janda tidak boleh dinikahkan sebelum dimintai pertimbangan dan seorang gadis perawan tidak boleh dinikahkan sebelum dimintai persetujuan. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, bagaimana tanda setujunya? Rasulullah saw. menjawab: Bila ia diam.

( HR.MUSLIM No:2544 )
        Hadis riwayat Aisyah ra.: Dari Zakwan ia berkata: Aku mendengar Aisyah berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang seorang gadis perawan yang dinikahkan oleh keluarganya, apakah ia harus dimintai persetujuan ataukah tidak? Beliau menjawab: Ya, harus dimintai persetujuan! Lalu Aisyah berkata: Aku katakan kepada beliau, perempuan itu merasa malu. Rasulullah saw. bersabda: Itulah tanda setujunya bila ia diam.

Bab 9. Tentang seorang ayah yang menikahkan anak gadisnya yang masih kecil
( HR.MUSLIM No:2547 )
        Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Rasulullah saw. menikahiku pada saat aku berusia enam tahun dan beliau menggauliku saat berusia sembilan tahun. Aisyah ra. melanjutkan: Ketika kami tiba di Madinah, aku terserang penyakit demam selama sebulan setelah itu rambutku tumbuh lebat sepanjang pundak. Kemudian Ummu Ruman datang menemuiku waktu aku sedang bermain ayunan bersama beberapa orang teman perempuanku. Ia berteriak memanggilku, lalu aku mendatanginya sedangkan aku tidak mengetahui apa yang diinginkan dariku. Kemudian ia segera menarik tanganku dan dituntun sampai di muka pintu. Aku berkata: Huh.. huh.. hingga nafasku lega. Kemudian Ummu Ruman dan aku memasuki sebuah rumah yang di sana telah banyak wanita Ansar. Mereka mengucapkan selamat dan berkah dan atas nasib yang baik. Ummu Ruman menyerahkanku kepada mereka sehingga mereka lalu memandikanku dan meriasku, dan tidak ada yang membuatku terkejut kecuali ketika Rasulullah saw. datang dan mereka meyerahkanku kepada beliau.

Bab 10. Tentang mahar yang boleh berupa mengajarkan Alquran, cincin besi dan sebagainya. Bagi orang yang tidak keberatan, sebaiknya mahar itu senilai lima ratus dirham

( HR.MUSLIM No:2554 )
        Hadis riwayat Sahal bin Sa`ad ra., ia berkata: Seorang wanita datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: Wahai Rasulullah, aku datang untuk menyerahkan diriku kepadamu. Lalu Rasulullah saw. memandang perempuan itu dan menaikkan pandangan serta menurunkannya kemudian beliau mengangguk-anggukkan kepala. Melihat Rasulullah saw. tidak memutuskan apa-apa terhadapnya, perempuan itu lalu duduk. Sesaat kemudian seorang sahabat beliau berdiri dan berkata: Wahai Rasulullah, jika engkau tidak berkenan padanya, maka kawinkanlah aku dengannya. Rasulullah saw. bertanya: Apakah kamu memiliki sesuatu? Sahabat itu menjawab: Demi Allah, tidak wahai Rasulullah! Beliau berkata: Pulanglah ke keluargamu dan lihatlah apakah kamu mendapatkan sesuatu? Maka pulanglah sahabat itu, lalu kembali lagi dan berkata: Demi Allah aku tidak mendapatkan sesuatu! Rasulullah saw. bersabda: Cari lagi walaupun hanya sebuah cincin besi! Lalu sahabat itu pulang dan kembali lagi seraya berkata: Demi Allah tidak ada wahai Rasulullah, walaupun sebuah cincin dari besi kecuali kain sarung milikku ini! Sahal berkata: Dia tidak mempunyai rida` (kain yang menutupi badan bagian atas). Berarti wanita tadi hanya akan mendapatkan setengah dari kain sarungnya. Rasulullah saw. bertanya: Apa yang dapat kamu perbuat dengan kain sarung milikmu ini? Jika kamu memakainya, maka wanita itu tidak memakai apa-apa. Demikian pula jika wanita itu memakainya, maka kamu tidak akan memakai apa-apa. Lelaki itu lalu duduk agak lama dan berdiri lagi sehingga terlihatlah oleh Rasulullah ia akan berpaling pergi. Rasulullah memerintahkan untuk dipanggil, lalu ketika ia datang beliau bertanya: Apakah kamu bisa membaca Alquran? Sahabat itu menjawab: Saya bisa membaca surat ini dan surat ini sambil menyebutkannya satu-persatu. Rasulullah bertanya lagi: Apakah kamu menghafalnya? Sahabat itu menjawab: Ya. Lalu Rasulullah saw. bersabda: Pergilah, wanita itu telah menjadi istrimu dengan mahar mengajarkan surat Alquran yang kamu hafal.

( HR.MUSLIM No:2556 )
        Hadis riwayat Anas bin Malik ra.: Bahwa Nabi saw. melihat warna bekas wangian pengantin di tubuh Abdurrahman bin Auf, lalu beliau bertanya: Apakah ini? Abdurrahman menjawab: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku baru saja menikahi seorang wanita dengan mahar seharga lima dirham emas. Rasulullah saw. lalu bersabda: Semoga Allah memberkahimu dan rayakanlah walaupun dengan seekor kambing.

Bab 11. Keutamaan memerdekakan seorang budak perempuan kemudian menikahinya
( HR.MUSLIM No:2565 )
        Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata: Aku menghadiri pesta perkawinan Zainab, di mana Rasulullah saw. membuat orang-orang merasa kenyang memakan roti dan daging dan beliau juga mengutusku untuk mengundang orang-orang. Setelah acara walimah selesai, beliau berdiri dan beranjak dari tempatnya, dan aku mengikutinya. Pada saat itu masih ada dua orang tamu laki-laki yang belum keluar karena mereka masih asyik berbicara. Nabi saw. lalu melewati beberapa istrinya yang lain. Beliau mengucapkan salam kepada mereka masing-masing lalu bertanya: Bagaimana keadaan kalian semua, wahai anggota keluarga? Mereka menjawab: Baik, wahai Rasulullah. Mereka balik bertanya: Bagaimana dengan keadaan keluargamu? Beliau menjawab: Baik. Setelah selesai beliau kembali dan aku pun ikut kembali. Sesampai di pintu, dua orang tamu laki-laki yang masih asyik berbicara tadi masih ada, namun begitu melihat Nabi saw. kembali mereka cepat-cepat berdiri dan terus keluar. Demi Allah, aku tidak tahu apakah aku yang telah memberitahukan beliau bahwa mereka telah keluar atau wahyu telah turun kepadanya. Sementara aku terus saja mengikuti beliau. Namun begitu kakinya menginjak ambang pintu, segera saja beliau menurunkan kain tirai sehingga aku terhalang dari beliau. Lalu Allah menurunkan ayat berikut ini: Janganlah kamu memasuki rumah Nabi kecuali kamu sudah mendapatkan izinnya.

Bab 12. Perintah Memenuhi Undangan Jika Diundang
( HR.MUSLIM No:2574 )
        Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Apabila seorang di antara kamu diundang untuk menghadiri pesta perkawinan, maka hendaklah ia menghadirinya.

( HR.MUSLIM No:2585 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Seburuk-buruk makanan ialah makanan walimah di mana yang diundang hanyalah orang-orang kaya saja sementara orang-orang yang miskin tidak diundang. Dan barang siapa yang tidak memenuhi undangan, maka berarti ia telah berbuat durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya.

Bab 13. Tidak halal seseorang menikahi kembali bekas istrinya yang sudah dicerai tiga, sebelum ia dinikahi dan digauli oleh suami barunya kemudian diceraikannya dan sudah habis masa idahnya

( HR.MUSLIM No:2587 )
        Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Suatu hari istri Rifa`ah datang menghadap Nabi saw. dan berkata: Aku pernah menjadi istri Rifa`ah, tetapi ia telah menceraikan aku tiga kali. Kemudian aku menikah dengan Abdurrahman bin Zubair, namun ia memiliki semacam penyakit lemah syahwat. Mendengar penuturan wanita itu Rasulullah saw. tersenyum. Beliau kemudian bertanya: Jadi kamu ingin kembali kepada Rifa`ah? Itu tidak bisa, sebelum kamu mereguk madu Abdurrahman dan ia mereguk madumu. Aisyah berkata: Pada saat itu, Abu Bakar sedang berada di sisi Rasulullah saw. sedangkan Khalid berada di depan pintu menunggu untuk diizinkan masuk. Rasulullah saw. bersabda: Hai Abu Bakar, tidakkah kamu dengar apa yang ditegaskan oleh wanita tadi di hadapan Rasulullah saw..

Bab 14. Bacaan yang disunahkan waktu menggauli istri
( HR.MUSLIM No:2591 )
        Hadis riwayat Ibnu Abbas ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Apabila salah seorang mereka akan menggauli istrinya, hendaklah ia membaca: “Bismillah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami”. Sebab jika ditakdirkan hubungan antara mereka berdua tersebut membuahkan anak, maka setan tidak akan membahayakan anak itu selamanya.

Bab 15. Boleh mengggauli istri pada kemaluannya lewat depan atau belakang asal tidak merusak dubur
( HR.MUSLIM No:2592 )
        Hadis riwayat Jabir ra., ia berkata: Orang-orang Yahudi biasa mengatakan bila seorang lelaki menggauli istrinya pada kubulnya (liang kemaluan) dari belakang, maka anak yang terlahir akan juling matanya. Lalu turunlah ayat: Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.

Bab 16. Seorang istri haram menolak ajakan suaminya di atas tempat tidur
( HR.MUSLIM No:2594 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Nabi saw. bersabda: Apabila seorang istri bermalam meninggalkan atau menjauhi tempat tidur suaminya maka malaikat akan melaknatinya sampai pagi.

Bab 17. Hukum mengeluarkan mani (sperma) di luar vagina
( HR.MUSLIM No:2599 )
        Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra., ia berkata: Kami berperang bersama Rasulullah saw. melawan Bani Musthaliq lalu kami berhasil menawan beberapa wanita Arab yang cantik. Kami sudah lama tidak berhubungan dengan istri, maka kami ingin sekali menebus mereka sehingga kami dapat menikahi mereka secara mut`ah dan melakukan `azal (mengeluarkan sperma di luar kemaluan istri untuk menghindari kehamilan). Kami berkata: Kami melakukan demikian sedang Rasulullah berada di tengah-tengah kami tanpa kami tanyakan tentang hal tersebut. Lalu kami tanyakan juga kepada beliau dan beliau bersabda: Tidak apa-apa walaupun tidak kamu lakukan karena tidak ada satu jiwa pun yang telah Allah tentukan untuk tercipta sampai hari kiamat kecuali pasti akan terjadi.

Bab 17. Hukum mengeluarkan mani (sperma) di luar vagina
( HR.MUSLIM No:2608 )
        Hadis riwayat Jabir ra., ia berkata: Kami tetap melakukan `azal di saat Alquran masih turun. Ishaq menambahkan: Sufyan berkata: Kalau ada sesuatu yang terlarang pasti Alquran telah melarang hal tersebut.


Hadis Sahih Muslim Kitab Menyusui

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Menyusui 

Bab 1. Saudara sepenyusuan haram seperti saudara seperanakan


( HR.MUSLIM No:2615 )
        Hadis riwayat Aisyah ra.: Bahwa Rasulullah saw. suatu hari sedang berada di sisinya lalu Aisyah mendengar seseorang datang meminta izin memasuki rumah Hafshah. Aisyah ra. berkata: Lalu aku berkata: Wahai Rasulullah, ada seorang lelaki meminta izin memasuki rumahmu. Rasulullah saw. menjawab: Orang itu adalah si fulan, saudara paman Hafshah sepenyusuan. Maka Aisyah bertanya: Wahai Rasulullah, seandainya si fulan (pamannya sepenyusuan) masih hidup, tentunya ia boleh menemuiku? Rasulullah saw. menjawab: Ya. Karena sesungguhnya penyusuan itu dapat menjadikan mahram seperti seperanakan.

Hadis Sahih Muslim Kitab Puasa

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Puasa - Bab 1. Keutamaan bulan Ramadan

( HR.MUSLIM No:1793 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila tiba bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka dan setan-setan dibelenggu.

Keleluasaan Untuk Membagi Giliran

MARWAHISLAM.net - Di dalam hadis Aisyah mengenai wanita yang menghibahkan dirinya kepada Nabi saw. adalah Khaulah binti Hakim. Di antara wanita yang menghibahkan diri lagi adalah Ummu Syarik.

An-Nasa'i meriwayatkan dari jalan Urwah, dan menurut riwayat Abu Ubaidah Ma'mar bin al-Mutsanna bahwa di antara wanita yang menghibahkan dirinya ialah Fathimah binti Syuraih. Ada yang mengatakan bahwa Laila binti al-Hatim juga menghibahkan dirinya kepada Rasulullah saw. Ibnu Abbas berkata ; 

Katakan Saja Saya Tidak Tahu

MARWAHISLAM.net - Katakan Saja Saya Tidak Tahu. SEO rang pria datang menjumpai Abdullah bin Umar dan mengajukan pertanyaan tentang bentuk kewajiban yang paling ringan dari yang berat-berat. Ibnu Umar menjawab, "Saya tidak tahu.

Motivasi Syariah

MARWAHISLAM.net - Motivasi Syariah- Puasa dan al-Quran itu akan memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak. Di mana puasa akan berucap, Wahai Tuhanku, aku telah menghindarkan diri dari makanan dan nafsu syahwat, karenanya izinkan aku untuk memberikan syafaat kepada hamba-Mu ini. Sedangkan al-Quran mengatakan, Aku telah melarangnya tidur pada malam hari, karenanya izinkan aku untuk memberi syafaat kepadanya.  Beliau bersabda, Maka keduanya pun memberikan syafaat. (HR. Ahmad, al-Hakim, dan Abu Nu`aim)

Karena Wanita Pembawa Air Satu Kampung Masuk Islam

MARWAHISLAM.net | Karena Wanita Pembawa Air Satu Kampung Masuk Islam - semata-mata karena karunia Allah SWT, simaklah kisah ini, yang diriwayatkan dari sahabat Imran bin Hushain al Khuza’i Radhiyallu 'Anhu. Pada suatu waktu Nabi SAW bersama rombongan pasukan kehabisan air dan beberapa orang kehausan.

Hadis Sahih Bukhari No. 001- 100

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Bukhari No. 001- 100 - 

No. Hadis: 1
Telah menceritakan kepada kami Al Humaidi Abdullah bin Az Zubair dia berkata, Telah menceritakan kepada kami Sufyan yang berkata, bahwa Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id Al Anshari berkata, telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ibrahim At Taimi, bahwa dia pernah mendengar Alqamah bin Waqash Al Laitsi berkata; saya pernah mendengar Umar bin Al Khaththab diatas mimbar berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan”

Hadis Sahih Muslim Kitab Memerdekakan Budak

MARWAHISLAM.net | Hadis Sahih Muslim Kitab Memerdekakan Budak -

Bab 1. Tentang usaha memerdekakan budak 

( HR.MUSLIM No:2759 )
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Nabi saw. beliau bersabda: Mengenai seorang budak yang dimiliki dua orang tuan, lalu salah seorang dari keduanya memerdekakan budak tersebut. Beliau bersabda: Dia menanggung (pembayaran hak kawan serikatnya bila ia seorang yang kaya).

Hadis Sahih Muslim Kitab Jual Beli

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Jual Beli -


Bab 1. Penghapusan cara jual beli mulamasah dan munabadzah

( HR.MUSLIM No:2780 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. melarang sistem jual beli mulamasah (wajib membeli jika pembeli telah menyentuh barang dagangan) dan munabadzah (sistem barter antara dua orang dengan melemparkan barang dagangan masing-masing tanpa memeriksanya).

Hadis Sahih Muslim Kitab Pengairan

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Pengairan -

Bab 20. Orang yang mendapati barang jualannya pada pihak pembeli yang telah bangkrut, maka ia boleh menarik kembali barangnya


( HR.MUSLIM No:2913 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa mendapatkan hartanya masih utuh pada seorang lelaki atau seorang manusia yang telah bangkrut, maka ia lebih berhak atas harta tersebut daripada orang lain.

Hadis Sahih Muslim Kitab Waris

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Waris - 


Bab 1. Serahkanlah jatah warisan yang telah ditentukan itu kepada pemiliknya. Adapun sisanya, maka bagi pewaris laki yang paling dekat nasabnya

( HR.MUSLIM No:3027 )

Hadis Sahih Muslim Kitab Hibah

Marwahislam.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Hibah - 


Bab 1. Makruh membeli sesuatu yang telah disedekahkan dari orang yang menerimanya

( HR.MUSLIM No:3044 )
        Hadis riwayat Umar bin Khathab ra., ia berkata: Aku telah menghibahkan seekor kuda yang bagus kepada seorang yang ikut berperang di jalan Allah, kemudian orang itu menyia-nyiakannya. Aku menyangka bahwa ia akan menjualnya dengan harga yang murah. Maka hal itu aku tanyakan kepada Rasulullah saw. Beliau bersabda: Janganlah kamu membelinya dan jangan pula kamu tarik kembali sedekahmu itu, karena orang yang menarik kembali sedekahnya seperti seekor anjing yang memakan muntahnya.

Hadis Sahih Muslim Kitab Wasiat

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Wasiat - 

Bab 1. Tentang wasiat dengan sepertiga kekayaan

( HR.MUSLIM No:3074 )
        Hadis riwayat Ibnu Umar, ia berkata:Bahwa Rasulullah bersabda: Tidak baik bagi seorang muslim memiliki sesuatu yang ingin diwasiatkan bermalam dua malam, kecuali wasiatnya itu tertulis di sisinya.

Hadis Sahih Muslim Kitab Nadzar

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Nadzar - 


Bab 1. Perintah melaksanakan nazar

( HR.MUSLIM No:3092 )
        Hadis riwayat Ibnu Abbas ra., ia berkata: Sa`ad bin Ubadah meminta fatwa kepada Rasulullah saw. tentang nazar yang pernah dinazarkan ibunya namun ia wafat sebelum menunaikannya. Rasulullah saw. bersabda: Tunaikanlah nazar itu untuknya.

Hadis Sahih Muslim Kitab Sumpah

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Sumpah - 

Bab 1. Larangan bersumpah dengan selain nama Allah
( HR.MUSLIM No:3104 )
        Hadis riwayat Umar bin Khathab ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya Allah Yang Maha Agung lagi Maha Mulia melarang kamu sekalian bersumpah dengan nama bapak-bapakmu.

Hadis Sahih Muslim Kitab Qusamah, Pemberontak, Qishah dan Diyat

MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Muslim Kitab Qusamah, Pemberontak, Qishah dan Diyat - 

Bab 1. Qasamah (sumpah)

( HR.MUSLIM No:3157 )
        Hadis riwayat Rafi` bin Khadij ra. dan Sahal bin Abu Hatsmah ra. mereka berkata: Abdullah bin Sahal bin Zaid dan Muhaishah bin Mas`ud bin Zaid keluar untuk berperang sampai ketika telah tiba di Khaibar mereka berdua berpencar. Tidak berapa lama kemudian Muhaishah mendapatkan Abdullah bin Sahal terbunuh, lalu ia menguburkan mayatnya. Setelah itu Muhaishah bersama Huwaishah bin Mas`ud dan Abdurrahman bin Sahal sebagai yang termuda di antara mereka, datang menghadap Rasulullah saw. Lalu Abdurrahman maju untuk berbicara mendahului kedua sahabatnya sehingga berkatalah Rasulullah saw. kepadanya: Dahulukanlah orang yang lebih tua usianya! Terdiamlah Abdurrahman, sehingga berbicaralah kedua sahabatnya yang segera diikuti oleh Abdurrahman. Mereka menceritakan kepada Rasulullah saw. peristiwa terbunuhnya Abdullah bin Sahal. Rasulullah saw. bertanya kepada mereka: Apakah kamu sekalian berani bersumpah lima puluh kali, sehingga kamu berhak atas kawanmu atau pembunuhnya? Mereka berkata: Bagaimana kami harus bersumpah sementara kami tidak menyaksikan peristiwanya? Rasulullah saw. bersabda: Kalau begitu orang-orang Yahudi akan terbebas dari tuntutan kalian karena mereka berani bersumpah lima puluh kali. Mereka berkata lagi: Bagaimana kami dapat menerima sumpah kaum kafir? Maka akhirnya Rasulullah saw. memberikan diyatnya.