Advertisement

Advertisement

Hadis Sahih Tirmidhi Kitab Do'a

Advertisement
Advertisement
MARWAHISLAM.net - Hadis Sahih Tirmidhi Kitab Do'a -

1. 
Telah menceritakan kepada kami Abbas bin Abdul 'Azhim Al 'Anbari dan lebih dari satu orang, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Daud Ath Thayalisi telah menceritakan kepada kami Imran Al Qaththan dari Qatadah dari Sa'id bin Abu Al Hasan dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah ta'ala daripada doa." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya sebagai hadits marfu' keculai dari hadits Imran bin Al Qaththan, dan Imran Al Qaththan adalah Ibnu Dawar dan diberi kunyah Abu Al 'Awwam. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman bin Mahdi dari Imran Al Qaththan dengan sanad ini seperti hadits tersebut.

2. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Zaid bin Hubab dari Mu'awiyah bin Shalih dari 'Amru bin Qais dari Abdullah Busr radliallahu 'anhu bahwa seorang laki-laki berkata; wahai rasulullah, sesungguhnya syari'at-syari'at Islam telah banyak yang menjadi kewajibanku, maka beritahukan kepadaku sesuatu yang dapat aku jadikan sebagai pegangan! Beliau bersabda: "Hendaknya senantiasa lidahmu basah karena berdzikir kepada Allah." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari sisi ini.
Kitab Do'a

3. 
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah mengabarkan kepada kami Al Walid bin Muslim dari Ibnu Lahi'ah dari 'Ubaidullah bin Abu Ja'far dari Aban bin Shalih dari Anas bin Malik dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Doa adalah inti ibadah." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib dari sisi ini, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Ibnu Luhai'ah.

4. 
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Ibnu Luhai'ah dari Darraj dari Abu Al Haitsam dari Abu Sa'id Al Khudri bahwa rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya; siapakah hamba yang paling utama derajatnya di sisi Allah pada Hari Kiamat? Beliau menjawab: "Orang-orang yang banyak berdzikir kepada Allah dari kalangan laki-laki dan perempuan." Aku katakan; wahai rasulullah, apakah lebih utama daripada orang yang berperang di jalan Allah? Beliau bersabda: "Seandainya ia mengayunkan pedangnya kepada orang-orang kafir dan musyrik hingga pedang tersebut patah dan ia berlumuran darah sungguh orang-orang yang berdzikir kepada Allah lebih utama derajatnya daripadanya." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, sesungguhnya kami mengetahuinya hanya dari hadits Darraj.

5. 
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi'ah dari Abu Az Zubair dari Jabir ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seseorang berdoa dengan sebuah doa melainkan Allah memberikan kepadanya apa yang ia minta, atau menolak keburukan darinya yang semisalnya selama ia tidak berdoa untuk perbuatan dosa atau pemutusan hubungan kekerabatan." Dan di dalam bab ini ada yang diriwayatkan dari Abu Sa'id serta 'Ubadah bin Ash Shamit.

6. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Marzuq telah menceritakan kepada kami 'Ubaid bin Waqid telah menceritakan kepada kami Sa'id bin 'Athiyyah Al Laitsi dari Syahr bin Hausyab dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu ia berkata; rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang senang Allah mengabulkan doanya ketika dalam keadaan sempit serta berduka maka hendaknya ia banyak berdoa ketika dalam keadaan lapang." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib.

7. 
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Habib bin 'Arabi telah menceritakan kepada kami Musa bin Ibrahim bin Katsir Al Anshari ia berkata; saya mendengar Thalhah bin Khirasy, ia berkata; saya mendengar Jabir bin Abdullah radhillahu 'anhuma ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik dzikir adalah LAA ILAAHA ILLALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah) dan sebaik-baik doa adalah AL HAMDULILLAAHI (Segala puji bagi Allah)." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Musa bin Ibrahim. Ali bin Al Madini dan lebih dari satu orang telah meriwayatkan hadits ini dari Musa bin Ibrahim.

8. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib dan Muhammad bin 'Ubaid Al Muharibi mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Zakariya bin Zaidah dari ayahnya dari Khalid bin Salamah dari Al Bahi dari 'Urwah dari Aisyah radliallahu 'anha ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa berdzikir dalam setiap waktunya. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Yahya bin Zakariya binAbu Zaidah sementaraAl Bahi namanya adalah Abdullah.

9. 
Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Abdur RahmanAl Kufi? telah menceritakan kepada kami Abu Qathan dari Hamzah Az Zayyat dari Abu Ishaq dari Sa'id bin Jubair dari Ibnu Abbas dari Ubai bin Ka'b bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila menyebutkan seseorang kemudian mendoakan kebaikan baginya maka beliau memulai dengan diri sendiri. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib shahih, sedangkan Abu Qathan namanya adalah 'Amru bin Al Haitsam.

10. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Musa Muhammad binAl Mutsanna dan Ibrahim bin Ya'qub serta lebih dari satu orang mereka berkata;? telah menceritakan kepada kami Hammad bin IsaAl Juhani dari Hanzhalah bin Abu SufyanAl Jumahi dari Salim bin Abdullah dari ayahnya dari Umar bin Al Khathab radliallahu 'anhu ia berkata; rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila mengangkat kedua tangannya dalam sebuah doa maka beliau tidak menurunkan keduanya hingga mengusap mukanya dengan keduanya. Muhammad bin Al Mutsanna berkata dalam hadits tersebut; tidak mengembalikan keduanya hingga mengusap wajahnya dengan keduanya. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Hammad bin Isa, ia sendirian yang meriwayatkan hadits tersebut sementara ia adalah orang yang sedikit haditsnya. Orang-orang telah menceritakan darinya, sedangkan Hanzhalah bin Abu Sufyan Al Jumahi adalah orang yang tsiqah, ia ditsiqahkan oleh Yahya bin Sa'id Al Qaththan.

11. 
Telah menceritakan kepada kami An Anshari telah menceritakan kepada kami Ma'n telah menceritakan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari Abu 'Ubaid mantan budak Ibnu Azhar dari Abu Hurairah dari Nabi shalallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Akan dikabulkan doa salah seorang diantara kalian selama ia tidak terburu-buru, maksud terburu-buru, ia berkata; aku telah berdoa namun tidak dikabulkan doaku." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih. sedangkan Abu 'Ubaid namanya adalah Sa'd ia adalah mantan budak Abdur Rahman bin Azhar, dan ada yang mengatakan; ia adalah mantan budak Abdur Rahman bin 'Auf. Sedangkan Abdur Rahman bin Azhar adalah anak paman Abdur Rahman bin 'Auf. Abu Isa berkata; dan di dalam bab ini ada yang diriwayatkan dari Anas.

12. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Sa'idAl Asyaj telah menceritakan kepada kami 'Uqbah bin Khalid? dari Abu Sa'd Sa'id bin Al Marzuban? dari Abu Salamah? dari Tsauban radliallahu 'anhu? ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Barang siapa pada sore hari mengucapkan; RADHIITU BILLAAHI RABBAN WA BIMUHAMMADIN NABIYYAN (aku ridha Allah sebagai Tuhanku dan Muhammad sebagai nabi) maka hak atas Allah untuk meridhainya." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari sisi ini.

13. 
Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Waki'? telah menceritakan kepada kami Jarir? dari Al Hasan bin 'Ubaidullah? dari Ibrahim bin Suwaid? dari Abdur Rahman bin Yazid? dari Abdullah? ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila pada sore hari mengucapkan: "AMSAINAA WA AMSAL MULKU LILLAAHI WAL HAMDU LILLAAHI WA LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU." (Pada sore ini kami dan seluruh kerajaan adalah milik Allah Tuhan semesta alam, segala puji bagi Allah, dan tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya). Saya melihat beliau pada sore tersebut mengucapkan: LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI IN QADIIR. AS ALUKA KHAIRA MAA FII HADZIHIL LAILAH WA KHAIRA MAA BA'DAHAA WA A'UUDZU BIKA MIN SYARRI HADZIL LAILAH WA SYARRI MAA BA'DAHAA WA A'UUDZU BIKA MINAL KASALI WA SUUIL KIBARI WA A'UUDZU BIKA MIN 'ADZAABIN NAARI WA 'ADZABIL QABRI."(Seluruh kerajaan milikNya, dan segala puji bagiNya. Dia Maha Mampu melakukan segala sesuatu. Aku memohon kepadamu kebaikan di malam ini, serta kebaikan setelahnya, dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan malam ini serta keburukan setelahnya dan aku berlindung kepadaMu dari kemalasan, serta kondisi buruk di usia senja, dan aku berlindung kepadaMu dari adzab Neraka serta adzab kubur). Dan apabila pada pagi hari beliau mengucapkan hal tersebut dan juga: "ASHBAHNAA WA ASHBAHAL MULKU LILLAAHI WAL HAMDU LILLAAH." (Pada pagi ini kami dan seluruh kerajaan adalah milik Allah, dan segala puji bagi Allah). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan oleh Syu'bah dengan sanad ini dari Ibnu Mas'ud dan ia tidak memarfu'kannya.

14. 
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ja'far telah mengabarkan kepada kami Suhail Abu bin Abu Shalih? dari ayahnya? dari Abu Hurairah? ia berkata; Rasululllah shallallahu 'alaihi wasallam mengajari para sahabatnya, beliau berkata: "Apabila salah seorang di antara kalian berada pada pagi hari maka hendaknya mengucapkan; ALLAAHUMMA BIKA ASHBAHNAA WA BIKA AMSAINAA WA BIKA NAHYAA WA BIKA NAMUUTU WA ILAIKAN NUSYUUR." (Yang Allah dengan pertolonganMu kami berada di pagi hari, dan dengan pertolonganMu kami berada di sore hari, dan dengan kehendakMu kami hidup serta mati, dan kepada-Mu kami dikumpulkan). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan.

15. 
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Abu Daud? ia berkata; telah memberitakan kepada kami Syu'bah? dari Ya'la bin 'Atho`? ia berkata; saya mendengar 'Amru bin 'Ashim Ats Tsaqafi menceritakan dari Abu Hurairah? radliallahu 'anhu? ia berkata; Abu Bakr berkata; wahai? Rasulullah, perintahkan aku untuk mengucapkan sesuatu apabila berada pada pagi dan sore hari. Beliau berkata: "Ucapkanlah; ALLAAHUMMA 'AALIMAL GHAIBI WASY SYAHAADAH, FAATHIRAS SAMAAWAATI WAL ARDHI, RABBA KULLI SYAI IN WA MALIIKAH, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLAA ANTA, A'UUDZU BIKA MIN SYARRI NAFSII, WA MIN SYARRISY SYAITHAAN WA SYIRKIHI." (Ya Allah, yang Maha Mengetahui perkara yang tersembunyi dan yang nampak, Pencipta langit dan Bumi, Tuhan segala sesuatu, dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku berlindung kepadaMu dari keburukan diriku, dan keburukan syetan serta sekutunya). Beliau mengatakan; ucapkanlah hal tersebut apabila engkau berada pada pagi dan sore hari serta apabila engkau hendak tidur. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

16. 
Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Manshur telah mengabarkan kepada kami 'Affan bin Muslim telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah? dari Tsabit? dari Anas bin Malik? radliallahu 'anhu bahwa? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila menuju tempat tidurnya mengucapkan:?"ALHAMDU LILLAAHILLADZII ATH'AMANAA WA SAQAANAA WA KAFAANAA WA AAWAANAA FAKAM MIMMAN LAA KAAFIYA LAHU WA LAA MU`WIYA." (Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum kepada kami, menjaga serta melindungi kami. Betapa banyak orang yang tidak memiliki penjaga serta pelindung). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.

17. 
Telah menceritakan kepada kami Shalih bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah? dari Al Washshafi? dari 'Athiyyah? dari Abu Sa'id? radliallahu 'anhu dari Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barang siapa ketika menuju tempat tidurnya mengucapkan; ASTAGHFIRULLAAHAL 'AZHIIM ALLADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUM WA ATUUBU ILAIH (Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, Yang tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Dia, yang selalu hidup dan senantiasa mengurus makhukNya. Aku bertaubat kepadaNya) sebanyak tiga kali maka Allah mengampuni dosa-dosanya walaupun seperti buih lautan, walaupun sebanyak daun pohon, walaupun sebanyak kerikil, walaupun sebanyak hari-hari di dunia." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari sisi ini dari hadits Al Washshafi 'Ubaidullab bin Al Walid.

18. 
Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar telah menceritakan kepada kami Sufyan? dari Abdul Malik bin 'Umair? dari Rib'i bin Hirasy? dari Hudzaifah bin Al Yaman? radliallahu 'anhuma bahwa Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam apabila hendak tidur beliau meletakkan tangannya di bawah kepalanya kemudian mengucapkan: ALLAAHUMMA QINII 'ADZAABAKA YAUMA TAJMA'U AU TAB'ATSU 'IBAADAKA." (Ya Allah, lindungilah aku dari adzabMu pada hari Engkau kumpulkan atau Engkau bangkitkan hamba-hambaMu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

19. 
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdur Rahman telah mengabarkan kepada kami 'Amru bin 'Aun telah mengabarkan kepada kami Khalid bin Abdullah? dari Suhail? dari ayahnya? dari Abu Hurairah? radliallahu 'anhu? ia berkata;? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami apabila salah seorang diantara kami hendak tidur untuk mengucapkan; ALLAAHUMMA RABBAS SAMAAWAATI WA RABBAL ARADHIINA WA RABBANAA WA RABBA KULLI SYAI-IN WA FAALIQAL HABBI WAN NAWAA, WA MUNZILAT TAURAATI WAL INJIILI WAL QUR'AAN, A'UUDZU BIKA MIN SYARRI KULLI DZII SYARRIN ANTA AAKHIDZUN BINAASHIYATIHI., ANTAL AWWALU FALAISA QABLAKA SYAIUN WA ANTAL AAKHIRU FALAISA BA'DAKA SYAIUN WAZHZHAAHIRU FALAISA FAUQAKA SYAIUN WAL BAATHINU FALAISA DUUNAKA SYAIUN. IQDHI 'ANNID DAINA WA AGHNINII MINAL FAQRI. (Wahai Tuhan langit yang tujuh dan 'arsy yang agung, Tuhan kami dan Tuhan kami serta Tuhan segala sesuatu, Yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan, Yang menurunkan Taurat dan Injil serta Al Qur'an. Aku berlindung kepadaMu dari segala keburukan segala sesuatu yang memiliki keburukan, Engkau Yang memegang jambulnya, Engkau adalah Al Awwal tidak ada sesuatu sebelumMu dan Engkau adalah Al Akhir, Yang tidak ada sesuatu pun setelahMu, dan Azh Zhahir, tidak ada sesuatu pun di atasMu, serta Al Bathin, Yang tidak ada sesuatu pun di bawahMu, tunaikanlah hutangku dan cukupkanlah aku dari kefakiran) Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

20. 
Telah menceritakan kepada kami Shalih bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid?? dari Abu Lubabah? ia berkata; Aisyah? radliallahu 'anha telah berkata; Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam tidak tidur hingga membaca surat Az Zumar, dan Bani Israil (Albaqarah). Abu Isa berkata; telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Isma'il? ia berkata; Abu Lubabah ini namanya adalah Marwan mantan budak Abdur Rahman bin Ziyad, dan ia telah mendengar? dari Aisyah dan Hammad bin Zaid mendengar darinya.

21. 
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah mengabarkan kepada kami Baqiyyah bin Al Walid? dari Bahir bin Sa'd? dari Khalid bin Ma'dan? dari Abdullah bin Abu Bilal? dari Al 'Irbadh bin Sariyah? radliallahu 'anhu bahwa Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam tidak tidur hingga membaca Al Musabbihaat. Dan beliau mengatakan: "Padanya terdapat ayat yang lebih baik daripada seribu ayat." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib.

22. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Al Khathab Ziyad bin Yahya Al Bashri telah menceritakan kepada kami Azhar As Samman? dari Ibnu 'Aun? dari Ibnu Sirin? dari 'Abidah? dari Ali? radliallahu 'anhu? ia berkata; Fathimah mengeluhkan kepadaku kedua tangannya yang melepuh karena mengadon gandum. Kemudian aku katakan; seandainya engkau datang kepada ayahmu dan meminta pembantu kepadanya adalah lebih baik. Kemudian beliau mengatakan: "Maukah aku beritahukan kepada kalian berdua sesuatu yang lebih baik bagi kalian daripada seorang pembantu? Apabila kalian menempatkan diri untuk tidur maka kalian baca sebanyak tiga puluh tiga, tiga puluh tiga dan tiga puluh empat dari tahmid, tasbih dan takbir." Dalam hadits tersebut terdapat kisah, abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari Ibnu 'Aun, dan hadits ini telah diriwayatkan tidak hanya dari satu sisi dari Ali.

23. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya telah menceritakan kepada kami Azhar As Samman? dari Ibnu 'Aun? dari Muhammad? dari 'Ubaidah? dari Ali? radliallahu 'anhu? ia berkata; telah datang Fathimah kepada Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam mengeluhkan kedua tangannya yang melepuh. Kemudian beliau memerintahkannya untuk membaca tasbih, takbir dan tahmid.

24. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul A'la telah menceritakan kepada kami 'Atstsam bin Ali? dari Al A'masy? dari 'Atho' bin As Saib? dari ayahnya? dari Abdullah bin 'Amru? radliallahu 'anhuma? ia berkata; saya melihat? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghitung tasbih dengan tangannya. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib? dari hadits Al A'masy.

25. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Isma'il bin Samurah Al Ahmasi Al Kufi telah menceritakan kepada kami Asbath bin Muhammad telah menceritakan kepada kami 'Amru bin Qais Al Mulai? dari Al Hakam bin 'Utaibah? dari Abdur Rahman bin Abu Laila?? dari Ka'b bin 'Ujrah? dari Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Himpunan dzikir yang dilakukan setelah shalat, tidaklah merugi orang yang mengucapkannya yaitu; bertasbih kepada Allah setiap selesai shalat sebanyak tiga puluh tiga, memujiNya sebanyak tiga puluh tiga kali, dan bertakbir kepadaNya sebanyak tiga puluh tiga kali." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan. 'Amru bin Qais Al Mulai adalah orang tsiqah, dan hafizh. Syu'bah telah meriwayatkan hadits ini dari Al Hakam dan ia tidak merafa'kannya. Manshur bin Al Mu'tamir telah meriwayatkannya dari Al Hakam dan ia merafa'kannya.

26. 
Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Manshur telah mengabarkan kepada kami An Nadhr bin Syumail, Wahb bin Jarir dan Abu 'Amir Al 'Aqadi serta Abdush Shamad bin Abdul Harits mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Hisyam Ad Datuwai? dari Yahya bin Abu Katsir? dari Abu Salamah?? ia berkata; telah menceritakan kepadaku Rabi'ah bin Ka'b Al Aslami? ia berkata; aku pernah pada malam hari berada di depan pintu? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian aku memberikan tempat wudhu` kepada beliau kemudian aku mendengar beliau dalam waktu yang lama pada malam hari mengucapkan: "ALHAMDU LILLAAHI RABBIL 'AALAMIIN." (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

27. 
Telah menceritakan kepada kami Umar bin Isma'il bin Mujalid bin Sa'id Al Hamdani telah menceritakan kepada kami ayahku? dari Abdul Malik bin 'Umair? dari Rib'i? dari Hudzaifah bin Al Yaman? radliallahu 'anhuma bahwa? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila hendak tidur mengucapkan: "ALLAAHUMMA BISMIKA AMUUTU WA AHYAA" (Ya Allah, dengan menyebut namaMu aku mati dan hidup). Dan apabila beliau bangun mengucapkan: "ALHAMDULILLAAHILLADZII AHYAA NAFSII BA'DA MAA AMAATAHAA WA ILAIHIN NUSYUUR." (Segala puji bagi Allah Yang telah menghidupkan diriku setelah mematikannya, dan kepadanya kami dikumpulkan). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

28. 
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Musa dan lebih dari satu orang mereka berkata; telah mengabarkan kepada kami Umar bin Yunus telah menceritakan kepada kami Ikrimah bin 'Ammar telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abu Katsir? ia berkata; telah menceritakan kepadaku Abu Salamah? ia berkata; saya bertanya kepada Aisyah? radliallahu 'anha; dengan apakah Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam membuka shalatnya apabila beliau melakukan shalat malam? Ia berkata; beliau apabila melakukan shalat malam membuka shalatnya dan mengucapkan: ALLAAHUMMA RABBA JIBRIIL WA MIIKAAIIL WA ISRAAFIIL, FAATHIRAS SAMAAWAATI WAL ARDHI 'AALIMAL GHAIBI WASY SYAHAADAH ANTA TAHKUMU BAINA 'IBAADIKA FIIMAA KAANUU FIIHI YAKHTALIFUUN. IHDINII LIMAAKH TULIFA FIIHI MINAL HAQQI BIIDZNIKA INNAKA TAHDII MAN TASYAA-U ILAA SHIRAATHIN MUSTAQIIM." (Ya Allah Tuhan Jibril, Mikail, dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, Yang Maha Mengetahui perkara yang tersembunyi dan yang nampak, Engkau memberikan keputusan diantara para hambaMu dalam perkara yang mereka perselisihkan. Berilah aku petunjuk mendapatkan kebenaran yang diperselisihkan dengan idzinMu, sesungguhnya Engkau memberikan petunjuk orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib.

29. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab Ats Tsaqafi telah menceritakan kepada kami KhalidAl Hadzdza`? dari AbuAl 'Aliyah? dari Aisyah? ia berkata; Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam berdoa ketika membaca ayat mengenai sujud yang ada salam Al Qur'an pada malam hari: "SAJADA WAJHIYA LILLADZII KHALAQAHU WA SYAQQA SAM'AHU WA BASHARAHU BIHAULIHI WA QUWWATIH." (wajahku bersujud kepada Dzat telah menciptakannya dan membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatanNya). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

30. 
Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Yahya bin Sa'id Al Umawi telah menceritakan kepada kami ayahku telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah dari Anas bin Malik ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Barang siapa yang ketika keluar dari rumahnya mengucapkan; BISMILLAAH, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH (dengan nama Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan dengan pertolongan Allah) maka dikatakan baginya, engkau telah mendapatkan kecukupan, telah mendapat pertolongan dan syetan menjauh darimu." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari sisi ini.

31. 
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Manshur? dari 'Amir Asy Sya'bi? dari Ummu Salamah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila keluar dari rumahnya mengucapkan: "BISMILLAHI TAWAKKALTU 'ALALLAAH, ALLAAHUMMA INNAA NA'UUDZU BIKA MIN AN NAZILLA AU NADZHILLA AU NAZHLIMA AU NUZHLAMA AU NAJHALA, AU YUJHALA 'ALAINAA." (Dengan nama Allah aku bertawakal kepada Allah. Ya Allah, kami berlindung kepadaMu dari terpeleset atau tersesat, atau berlaku zhalim atau dizhalimi atau bersikap bodoh atau kami dibodohi). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

32. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Bazi', telah menceritakan kepada kami Abdul Warits bin Sa'id dari 'Amr bin Dinar mantan budak keluarga Az Zubair dari Salim bin Abdullah bin Umar dari Ibnu Umar dari Umar bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang melihat orang yang tertimpa musibah kemudian mengucapkan; Al HAMDULILLAAHILLAADZII 'AAFAANII MIMMAABTALAAKA BIHI WA FADHDHALANII 'ALAA KATSIIRIN MIMMAN KHALAQA TAFDHIILAN (segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku dari musibah yang diberikan kepadamu, dan melebihkanku atas kebanyakan orang yang Dia ciptakan) kecuali ia diselamatkan dari ujian tersebut, apapun hal tersebut selama ia masih hidup." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib. Dan dalam bab tersebut terdapat riwayat dari Abu Hurairah, dan 'Amr bin Dinar bendahara keluarga Az Zubair, ia adalah Syekh dari Bashrah, dan ia bukanlah orang yang kuat dalam hadits, dan memonopoli hadits-hadits dari Salim bin Abdullah bin Umar. Dan telah diriwayatkan dari Abu Ja'far Muhammad bin Ali bahwa ia berkata; apabila melihat orang yang tertimpa musibah kemudian berlindung darinya, hendaknya ia mengucapkannya di dalam hati dan tidak memperdengarkan kepada orang yang tertimpa musibah.

33. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Ja'far As Simnani dan tidak hanya satu orang, mereka mengatakan; telah menceritakan kepada kami Mutharrif bin Abdullah Al Madini, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Umar Al 'Umari dari Suhail bin Abu Shalih dari ayahnya dari Abu Hurairah, ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa melihat orang yang tertimpa musibah kemudian mengucapkan; Al HAMDULILLAAHILLAADZII 'AAFAANII MIMMAABTALAAKA BIHI WA FADHDHALANII 'ALAA KATSIIRIN MIMMAN KHALAQA TAFDHIILAN (segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku dari musibah yang diberikan kepadamu, dan melebihkanku atas kebanyakan orang yang Dia ciptakan) maka ia tidak tertimpa musibah tersebut." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari jalur ini.

34. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Salamah Yahya bin Al Mughirah Al Makhzumi Al Madini serta lebih dari satu orang, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dari Ibrahim bin Al Fadhl dari Al Maqburi dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila merasa gundah karena suatu perkara maka beliau mengangkat kepalanya ke langit dan mengucapkan: "SUBHAANALLAHIL 'AZHIIMI" (Maha Suci Allah yang Maha Agung). Dan apabila bersungguh-sungguh dalam berdoa beliau mengucapkan: "YAA HAYYU YAA QAYYUUM" (Wahai Dzat Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib.

35. 
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin 'Abdah Adh Dhabbi, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari 'Ashim Al Ahwal dari Abdullah bin Sarjis, ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila bersafar beliau mengucapkan: "ALLAAHUMMA ANTASH SHAAHIBU FISSAFARI WAL KHALIIFATI FIL AHLI, ALLAAHUMMASH HABNAA FII SAFARINAA, WAKHLUFNAA FII AHLINAA. ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MIN WA'TSAAIS SAFARI WA KA-AABATIL MUNQALABI WA MINAL HAURI BA'DAL KAUNI WA MIN DA'WATIL MAZHLUUMI WA MIN SUUIL MANZHARI FIL AHLI WAL MAALI" (Ya Allah, Engkau adalah Teman dalam perjalanan, dan Pengganti di dalam keluarga. Ya Allah, sertailah kami dalam perjalanan kami, dan gantilah kami dalam keluarga kami. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari beratnya perjalanan, dan kesedihan saat kembali, serta dari kekafiran setelah iman, dan dari doa orang yang dizhalimi, dari keburukan pemandangan dalam keluarga, serta harta). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan dengan kata; Al HAUR BA'DAL KAUR juga. Dan makna kata Al HAUR BA'DAL KAUN atau KAUR semuanya memiliki jalur periwayatan, ada berita; artinya adalah kembali dari keimanan kepada kekafiran, atau dari ketaatan kepada kemaksiatan, dan yang dimaksudkan adalah dari kembali dari sesuatu menuju sesuatu yang buruk.

36. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Ubaidah bin Abu As Safar Al Kufi, dan namanya adalah Ahmad bin Abdullah Al Hamdani, telah menceritakan kepada kami Al Hajjaj bin Muhammad, ia berkata; Ibnu Juraij berkata; telah mengabarkan kepadaku Musa bin 'Uqbah dari Suhail bin Abu Shalih dari ayahnya, dari Abu Hurairah, ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang duduk di sebuah majelis dan banyak keributan (kericuhan) padanya kemudian sebelum berdiri ia mengucapkan; SUBHAANAKALLAAHUMMA WA BIHAMDIKA ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLAA ANTA ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIKA (Maha Suci Engkau wahai Allah, dan dengan memujiMu, aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak di sembah melainkan Engkau, aku meminta ampun dan bertaubat kepadaMu) melainkan diampuni dosanya selama di majelisnya itu." Dan dalam bab tersebut terdapat riwayat dari Abu Barzah, serta Aisyah, Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib dari sisi ini. Kami tidak mengetahuinya dari hadits Suhail kecuali dari jalur ini.

37. 
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Abu Daud telah memberitakan kepada kami Syu'bah dari Abu Ishaq, ia berkata; saya mendengar Ar Rabi' bin Al Bara` bin 'Azib menceritakan dari ayahnya bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam datang dari safar beliau mengucapkan: "AAYIBUUNA TAAIBUUNA 'AABIDUUNA LIRABBINAA HAAMIDUUN" (Kami kembali, kami bertaubat, kami menyembah, dan kepada Tuhan kami, kami memuji). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih. dan Ats Tsauri telah meriwayatkan hadits ini dari Abu Ishaq dari Al Bara` dan tidak menyebutkan padanya dari Ar Rabi' bin Al Bara`. Sedangkan riwayat Syu'bah lebih shahih, dan dalam bab ini terdapat riwayat dari Ibnu Umar dan Anas serta Jabir bin Abdullah.

38. 
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ja'far dari Humaid dari Anas bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila datang dari perjalanan dan melihat ke dinding Madinah beliau mempercepat kendaraannya, dan apabila beliau berada dia atas hewan beliau menggerakkannya karena kecintaannya kepada hewan tersebut. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.

39. 
Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Musa Al Fazari telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Khutsaim dari Hanzhalah dari Salim bahwa Ibnu Umar, ia berkata kepada seseorang apabila hendak bersafar; mendekatlah kepadaku, aku mengantarmu sebagaimana Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam mengantar kami, kemudian ia mengucapkan; "ISTAUDI'ILLAAHA DIINAKA WA AMAANATAKA WA KHAWAATIIMA 'AMALIKA" (Titipkan kepada Allah agamamu, amanahmu dan akhir dari amalanmu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib dari jalur ini dari hadits salim bin Abdullah.

40. 
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Abdurrahman Al Kindi Al Kufi telah menceritakan kepada kami Zaid bin Hubab telah mengabarkan kepadaku Usamah bin Zaid dari Sa'id Al Maqburi dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa seseorang berkata; wahai Rasulullah, sesungguhnya aku ingin bersafar, maka berilah aku wasiat. Beliau berkata: "Hendaknya engkau bertakwa kepada kepada Allah, dan bertakbir pada tempat tinggi." Kemudian tatkala orang tersebut telah berpaling beliau mengatakan: "ALLAAHUMMA ATHWI LAHUL ARDHA WAHAWWIN 'ALAIHIS SAFARA " Ya Allah, dekatkanlah jarak bumi, dan ringankanlah perjalanannya." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan.

41. 
Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Nashr telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Al Mubarak telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Abu Az Zubair dari Ali bin Abdullah Al Bariqi dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila bersafar dan mengenadarai kendaraannya beliau bertakbir tiga kali, dan mengucapkan: "SUBHAANALLADZII SAKHKHARA LANAA HAADZAA WA MAA KUNNAA LAHUU MUQRINIIN, WA INNAA ILAA RABBINAA LAMUNQALIBUUN (Maha Suci Dzat yang telah menundukkan untuk kami hewan ini, dan tidaklah kami dapat memaksakannya, dan kepada Tuhan kami niscaya kami akan kembali)." (QS. Azzukhruf 13-14) Kemudian mengucapkan: "ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL BIRRA WAT TAQWAA WA MINAL 'AMALI MAA TARDHAA, ALLAAHUMMA HAWWIN 'ALAINAL MASIIRA WATHWI 'ANNAA BU'DAL ARDHI. ALLAAHUMMA ANTASH SHAAHIBU FIS SAFARI WAL KHALIIFATU FIL AHLI. ALLAAHUMMASH HABNAA FII SAFARINAA WAKHLUFNAA FII AHLINAA (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan dan ketakwaan, serta amalan yang Engkau ridhai. Ya Allah, permudahlah perjalanan, dan dekatkanlah jauhnya jarak bumi. Ya Allah, Engkau adalah Teman diperjalanan dan gantilah kami berada diantara keluarga kami). Dan apabila kembali kepada keluarga beliau mengucapkan: "AAYIBUUNA INSYAA ALLAAH, TAAIBUUNA 'AABIDUUNA LIRABBINAA HAAMIDUUN" (Kami kembali insya Allah, kami bertaubat, kami menyembah, dan kepada Tuhan kami, kami memuji). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari jalur ini.

42. 
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid bin Ziyad dari Hajjaj bin Arthah dari Abu Mathar dari Salim bin Abdullah bin Umar dari ayahnya bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam apabila mendengar suara halilintar atau petir beliau mengucapkan: "ALLAAHUMMA LAA TAQTULNAA BIGHADHABIKA WA LAA TUHLIKNAA BI'ADZAABIKA WA 'AAFINAA QABLA DZAALIK" (Ya Allah, janganlah Engkau bunuh kami dengan kemarahanMu, dan janganlah Engkau binasakan kami dengan adzabMu dan ampunilah kami sebelum itu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini.

43. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Abu 'Amir Al 'Aqadi telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Sufyan Al Madini telah menceritakan kepada kami Bilal bin Yahya bin Thalhah bin 'Ubaidullah dari ayahnya dari kakeknya yaitu Thalhal bin 'Ubaidullah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila melihat bulan sabit beliau mengucapkan: "ALLAAHUMMA AHLILHU 'ALAINAA BILYUMNI WAL AIMAANI WAS SALAAMATI WAL ISLAAM, RABBII WA RABBUKALLAAH" (Terbitkanlah bulan tersebut kepada kami dengan berkah, iman, keselamatan serta Islam! Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib.

44. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id Telah menceritakan kepada kami Tsaur bin Yazid telah menceritakan kepada kami Khalid bin Ma'dan dari Abu Umamah, ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam apabila telah disiapkan hidangan di hadapannya beliau mengucapkan: "Al HAMDULILLAAHI HAMDAN KATSIIRAN THAYYIBAN MUBAARAKAN FIIHI GHARA MUWADDA'IN WA LAA MUSTAGHNAN 'ANHU RABBUNAA (Segala puji bagi Allah, kami memujiNya dengan pujian yang banyak dan baik serta mendapat berkah padanya, tidak ditinggalkan dan tidak merasa cukup darinya, Engkau adalah Tuhan kami). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

45. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Sa'id Al Asyaj telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Ghiyats dan Abu Khalid Al Ahmar dari Hajjaj bin Arthah dari Riyah bin 'Abidah, -Hafsh berkata; dari Ibnu Akhi Abu Sa'id. Sedangkan Abu Khalid mengatakan; dari mantan budak Abu Sa'id dari Abu Sa'id radliallahu 'anhu-, ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila makan atau minum beliau berdoa: "Al HAMDULILLAAHILLADZII ATH'AMANAA WA SAQAANAA WA JA'ALANAA MUSLIMIIN" (Segala puji bagi Allah Yang telah memberi makan dan minum kami, dan menjadikan kami orang-orang yang berserah diri).

46. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Isma'il telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yazid Al Muqri` telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Abu Ayyub telah menceritakan kepadaku Abu Marhum dari Sahl bin Mu'adz bin Anas dari ayahnya, ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang makan makanan kemudian mengucapkan; Al HAMDULILLAAHILLADZII ATH'AMANII HAADZAA WA RAZAQANIIHI MIN GHAIRI HAULIN MINNII WA LAA QUWWATIN (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku minum ini, dan merizkikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku) maka diampuni dosanya yang telah lalu." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib. Dan Abu Marhum namanya adalah Abdurrahim bin Maimun.

47. 
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Ja'far bin Rabi'ah dari Al A'raj dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila kalian mendengar kokok ayam jantan maka mohonlah sebagian karunia kepada Allah, karena sesungguhnya ayam tersebut melihat malaikat. Dan apabila kalian mendengar suara keledai maka berlindunglah kepada Allah dari syetan, karena ia melihat syetan." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

48. 
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abu Ziyad telah menceritakan kepada kami Sayyar telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid bin Ziyad dari Abdurrahman bin Ishaq dari Al Qasim bin Abdurrahman dari ayahnya dari Ibnu Mas'ud, ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Aku bertemu dengan Ibrahim pada malam ketika aku diisra`kan, kemudian ia berkata; wahai Muhammad, sampaikan salam dariku kepada Umatmu, dan beritahukan kepada mereka bahwa Surga debunya harum, airnya segar, dan Surga tersebut adalah datar, tanamannya adalah kalimat; SUBHAANALLAAHI WAL HAMDU LILLAAHI LAA ILAAHA ILLAAHU WALLAAHU AKBAR (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar). Dan dalam bab tersebut terdapat riwayat dari Ayyub, Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari jalur ini dari hadits Ibnu Mas'ud.

49. 
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani' dan lebih dari satu orang, mereka mengatakan; telah menceritakan kepada kami Rauh bin 'Ubadah dari Hajjaj Ash Shawwaf dari Abu Az Zubair dari Jabir dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barang siapa yang mengucapkan; SUBHAANALLAAHIL 'AZHIIM WA BIHAMDIHI (Maha Suci Allah yang Maha Agung, dan dengan memujiNya aku ada). Maka ditanamkan untuknya sebuah pohon kurma di Surga. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib shahih, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Abu Az Zubair dari Jabir.

50. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi' telah menceritakan kepada kami Muammal dari Hammad bin Salamah dari Abu Az Zubair dari Jabir dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barang siapa yang mengucapkan; SUBHAANALLAAHIL 'AZHIIM WA BIHAMDIHI (Maha Suci Allah yang Maha Agung, dan dengan memujiNya aku ada) maka ditanamkan untuknya pohon kurma di Surga." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib.

51. 
Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Abdurrahman Al Kufi telah menceritakan kepada kami Al Muharibi dari Malik bin Anas dari Sumayy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang mengucapkan; SUBHAANALLAAHI WA BIHAMDIHI (Maha Suci Allah, dan dengan memujiNya aku ada).sebanyak seratus kali maka diampuni dosa-dosanya walaupun seperti buih laut." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

52. 
Telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Isa telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudhail dari 'Umarah bin Al Qa'qa' dari Abu Zur'ah bin 'Amr bin Jarir dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Dua kalimat yang ringan di lisan, dan berat dalam timbangan serta dicintai Allah yang Maha Pengasih, yaitu; SUBHAANALLAAHI WA BIHAMDIHI, SUBHAANALLAAHIL 'AZHIIM (Maha Suci Allah dan dengan memujiNya aku ada, Maha Suci Allah yang Maha Agung).abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.

53. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Asy Syawarib telah menceritakan kepada kami Abdul 'Aziz bin Al Mukhtar dari Suhail bin Abu Shalih dari Sumayy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barang siapa yang pada pagi dan sore hari mengucapkan; SUBHAANALLAAHI WA BIHAMDIHI (Maha Suci Allah, dan dengan memujiNya aku ada) seratus kali maka tidak ada orang yang datang pada Hari Kiamat yang membawa sesuatu yang lebih baik dari apa yang ia bawa kecuali orang yang mengucapkan seperti apa yang ia ucapkan atau lebih banyak lagi darinya." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.

54. 
Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Musa Al Kufi telah menceritakan kepada kami Daud bin Az Zibriqan dari Mathar Al Warraq dari Nafi' dari Ibnu Umar, ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda pada suatu hari kepada para sahabatnya: "Ucapkanlah; SUBHAANALLAAHI WA BIHAMDIHI (Maha Suci Allah, dan dengan memujiNya) seratus kali, barang siapa yang mengucapkannya satu kali maka dicatat baginya sepuluh kali dan barang siapa yang mengucapkannya sepuluh kali maka dicatat baginya seratus kali, dan barang siapa yang mengucapkannya seratus kali maka dicatat baginya seribu kali, dan barang siapa yang menambah maka Allah menambahnya dan barang siapa yang memohon ampunan kepada Allah maka Allah akan mengampuninya." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib.

55. 
Telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Al Aswad Al 'Ijli Al Baghdadi telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam dari Al Hasan bin Shalih dari Abu Bisyr dari Az Zuhri, ia berkata; satu tasbih pada Bulan Ramadhan lebih baik daripada seribu tasbih ada waktu selainnya.

56. 
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Al Khalil bin Murrah dari Azhar bin Abdullah dari Tamim Ad Dari dari Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda: "Barang siapa yang mengucapkan; ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU ILAAHAN WAAHIDAN SHAMADAN LAM YATTAKHIDZ SHAAHIBATAN WA LAM YAKUN LAHU KUFUWAN AHAD (aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata tidak ada sekutu bagiNya, Tuhan yang Esa, Tempat bergantung, tidak beristeri serta tidak beranak, dan tidak ada yang serupa denganNya) sebanyak sepuluh kali maka Allah mencatat baginya empat puluh juta kebaikan." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini. Dan Al Khalil bin Murrah bukanlah orang yang kuat menurut ulama hadits. Muhammad bin Isma'il mengatakan; ia adalah orang yang haditsnya mungkar.

57. 
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Mu'awiyah Al Jumahi ia adalah orang yang shalih. Telah menceritakan kepada kami shalih Al Muri dari Hisyam bin Hassan dari Muhammad bin Sirin dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini. Saya mendengar Abbas Al 'Anbari berkata; tulislah dari Abdullah bin Mu'awiyah Al Jumahi bahwa ia adalah orang yang tsiqah.

58. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata; Fathimah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia meminta seorang pembantu kepada beliau. Kemudian beliau berkata kepadanya; ucapkan; RABBAS SAMAAWAATIS SAB'I WA RABBAL 'ARSYIL 'AZHIIM, RABBANAA WA RABBA KULLI SYAI-IN MUNZILAT TAURAATI WAL INJIILI WAL QUR'AAN, FAALIQAL HABBI WAN NAWAA, A'UUDZU BIKA MIN KULLI SYAI-IN ANTA AAKHIDZUN BINAASHIYATIHI, ANTAL AWWALU FALAISA QABLAKA SYAIUN WA ANTAL AAKHIRU FALAISA BA'DAKA SYAIUN, WA ANTALZH ZHAAHIRU FALAISA FAUQAKA SYAIUN, WA ANTAL BAATHINU FALAISA DUUNAKA SYAIUN, IQDHI 'ANNID DAINA WA AGHNINII MINAL FAQRI!" (Wahai Tuhan langit yang tujuh dan 'arsy yang agung, Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu, Yang menurunkan Taurat dan Injil serta Al Qur'an, Yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Aku berlindung dari segala sesuatu, Engkau Yang memegang jambulnya, Engkau adalah Al Awwal tidak ada sesuatu sebelumMu dan Engkau adalah Al Akhir, tidak ada sesuatu pun setelahMu, Engkau adalah Azh Zhahir, tidak ada sesuatu pun di atasMu, Engkau adalah Al Bathin, tidak ada sesuatu pun di bawahMu, tunaikanlah hutangku dan cukupkanlah aku dari kefakiran) Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib. Demikianlah sebagian para sahabat Al A'masy meriwayatkan dari Al A'masy seperti ini. Dan sebagian mereka meriwayatkannya dari Al A'masy dari Abu Shalih secara mursal, dan tidak menyebutkan padanya dari Abu Hurairah.

59. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Abu 'Amir telah menceritakan kepada kami Abu Mash'ab dari 'Amr bin Abu 'Amr mantan budak Al Muththali dari Anas bin Malik radliallahu 'anhu, ia sering berkata; aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa dengan kalimat-kalimat ini, yaitu; ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL HAMMI WAL HAZAN, WAL 'AJZI WAL KASAL, WAL BUKHL, WA DHALA'ID DAINI WA GHALABATIR RIJAAL (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kegelisahan dan kesedihan, kelemahan sarta kemalasan, dan kebakhilan serta beratnya hutang serta dikuasai orang). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, dari jalur ini dari hadits 'Amr bin Abu 'Amr.

60. 
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ja'far dari Humaid dari Anas bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa dengan mengatakan: "ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL JUBNI WAL BUKHLI WA FITNATIL MASIIHI WA 'ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan, pikun, sikap penakut, dan kikir, serta fitnah Al Masih (Dajjal) dan dari adzab kubur). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

61. 
Telah menceritakan kepada kami Harun bin Abdullah Al Bazzar telah menceritakan kepada kami Rauh bin 'Ubadah dari Hisyam bin Hassan dari Al Hasan mengenai ucapan beliau: RABBANAA AATINAA FID DUN-YAA HASANAH WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WA QINAA 'ADZAABANNAAR (Ya Allah, berilah aku di dunia kebaikan, dan di akhirat kebaikan serta lindungilah aku dari adzab Neraka), ia berkata; kebaikan di dunia adalah ilmu dan ibadah, sedangkan di akhirat adalah Surga.

62. 
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Abu Daud ia berkata; telah memberitakan kepada kami Syu'bah dari Abu Ishaq ia berkata; saya mendengar Abu Al Ahwash menceritakan dari Abdullah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa: "ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL HUDAA WAT TUQAA WAL 'AFAAFA WAL GHINAA" (Ya Allah, aku memohon kepadaMu petunjuk, dan ketakwaan, kesucian diri, serta kecukupan). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

63. 
Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Waki' telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Adi dari Hammad bin Salamah dari Abu Ja'far Al Khathmi dari Muhammad bin Ka'b Al Qurazhi dari Abdullah bin Yazid Al Khathmi Al Anshari dari Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bahwa beliau mengucapkan dalam doanya: "ALLAAHUMMARZUQNII HUBBAKA, WA HUBBA MAN YANFA'UNII HUBBUHU 'INDAKA. ALLAAHUMMA MAA RAZAQTANII MIMMAA UHIBBU FAJ'ALHU QUWWATAN LII FIIMAA TUHIBBU. ALLAAHUMMA WA MAA ZAWAITA 'ANNII MIMMAA UHIBBU FAJ'ALHU FARAAGHAN LII FIIMAA TUHIBBU (Ya Allah, rizkikanlah kepadaku kecintaanMu, dan kecintaan orang yang memberiku manfaat kecintaannya di sisiMu. Ya Allah, apa yang Engkau rizkikan kepadaku diantara yang aku cintai maka jadikanlah kekuatan untukku melakukan apa yang Engkau cintai. Ya Allah, dan apa yang Engkau jauhkan dariku diantara apa yang aku cintai maka jadikahlah kesempatan bagiku untuk melakukan apa yang Engkau cintai). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib. Abu Ja'far Al Khathmi namanya adalah 'Umair bin Yazid bin Khumasyah.

64. 
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani' Telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad Az Zubairi ia berkata; telah menceritakan kepadaku Sa'd bin Aus dari Bilal bin Yahya Al 'Absi dari Syutair bin Syakal dari ayahnya yaitu Syakal bin Humaid ia berkata; saya datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; wahai Rasulullah, ajarkan kepadaku perlindungan yang aku gunakan untuk berlindung. Syakal berkata; kemudian beliau memegang pundakku dan berkata: "Ucapkanlah; ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MIN SYARRI SAM'II, WA MIN SYARRI BASHARII, WA MIN SYARRI LISAANII, WA MIN SYARRI QALBII, WA MIN SYARRI MANIYYII (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari keburukan telingaku, dari keburukan mataku, dari keburukan lisanku, dari keburukan hatiku, dan dari keburukan kemaluanku). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini, dari hadits Sa'd bin Aus dari Bilal bin Yahya.

65. 
Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ishaq Al Hamdani telah menceritakan kepada kami 'Abdah bin Sulaiman dari Hisyam bin 'Urwah dari ayahnya dari Aisyah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam berdoa dengan kalimat-kalimat ini: "ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MIN FITNATIN NAARI WA 'ADZAABIN NAARI WA FITNATIL QABRI, WA 'ADZAABIL QABRI WA MIN SYARRI FITNATIL GHINAA WA MIN SYARRI FITNATIL FAQRI WA MIN SYARRI FITNATIL MASIIHID DAJJAAL. ALLAAHUMMAGHSIL KHATHAAYAAYA BIMAAITS TSALJI WAL BARADI WA ANQI QALBII MINAL KHATHAAYAA KAMAA ANQAITATS TSAUBAL ABYADHA MINAD DANAS, WA BAA'ID BAINII WA BAINA KHATHAAYAAYA, KAMAA BAA'ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIB. ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL MA`TSAMI WAL MAGHRAM" (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari fitnah neraka, dan adzab Neraka, dan fitnah kubur, adzab kubur, keburukan fitnah kaya dan keburukan fitnah kemiskinan, dan keburukan fitnah Al Masih Dajjal. Ya Allah cucilah kesalahanku dengan air salju, dan embun. Bersihkan hatiku dari kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau bersihkan baju putih dari kotoran, dan jauhkan antara diriku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan pikun, dosa serta hutang). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

66. 
Telah menceritakan kepada kami Harun telah menceritakan kepada kami 'Abdah dari Hisyam bin 'Urwah dari 'Abbad bin Abdullah bin Az Zubair dari Aisyah ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam ketika hendak meninggal mengucapkan: "ALLAAHUMMAGHFIRLII, WARHAMNII, WA ALHIQNII BIRRAFIIQIL A'LAA" (Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan pertemukan aku dengan kekasih Yang Tertinggi). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

67. 
Telah menceritakan kepada kami Al Anshari telah menceritakan kepada kami Ma'n telah menceritakan kepada kami Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam berkata: "Janganlah salah seorang diantara kalian mengatakan; ya Allah, ampunilah aku jika Engkau menghendaki dan rahmatilah aku jika Engkau menghendaki. Namun hendaknya ia meneguhkan permintaan, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa Allah." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits Hasan shahih.

68. 
Telah menceritakan kepada kami Al Anshari telah menceritakan kepada kami Ma'n telah menceritakan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari Abu Abdullah Al Agharr dan dari Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Tuhan kita turun setiap malam ke langit terendah ketika tinggal sepertiga malam terakhir. Allah berkata: "Siapakah yang berdoa kepadaku sehingga Aku kabulkan baginya, siapakah yang memohon kepadaKu hingga aku akan memberinya, siapakah yang meminta ampunan kepadaKu sehingga Aku mengampuninya?). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih. Abu Abdullah Al Agharr namanya adalah Salman. Dan dalam bab tersebut terdapat riwayat dari Ali, Abdullah bin Mas'ud, Abu Sa'id, Jubair bin Muth'im, Rifa'ah Al Juhani, Abu Ad Darda`, serta Utsman bin Abu Al 'Ash.

69. 
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman telah mengabarkan kepada kami Haiwah bin Syuraih yaitu Ibnu Yazid Al Himshi dari Baqiyyah bin Al Walid dari Muslim bin Ziyad ia berkata; saya mendengar Anas berkata; sesungguhnya Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa pada pagi hari mengucapkan: "ALLAAHUMMA ASHBAHNAA NUSYHIDUKA WA NUSYHIDU HAMALATA 'ARSYIKA WA MALAAIKATAKA WA JAMII'A KHALQIKA BIANNAKALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA ANTALLAAHU WAHDAKA LAA SYARIIKALAK, WA ANNA MUHAMMADAN 'ABDUKA WA RASUULUK" (Ya Allah, di pagi ini kami meminta persaksianMu dan persaksian para Malaikat pembawa 'arsyMu serta para MalaikatMu yang lain dan seluruh makhlukMu bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Allah semata, tidak ada sekutu bagiMu, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanMu) melainkan Allah mengampuni dosa yang telah ia lakukan pada hari itu, dan apabila ia mengucapkannya ketika sore hari maka Allah mengampuni apa yang telah ia lakukan pada malam hari." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib.

70. 
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah mengabarkan kepada kami Ibnu Al Mubarak telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Ayyub dari 'Ubaidullah bin Zahr dari Khalid bin Abu Imran bahwa Ibnu Umar berkata; jarang Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam berdiri dari majelis kecuali beliau berdoa dengan doa-doa ini untuk para sahabatnya: "ALLAAHUMMAQSIM LANAA MIN KHASYYATIKA MAA YAHUULU BIHII BAINANAA WA BAINA MA'AASHIIKA, WA MIN THAA'ATIKA MAA TUBALLIGHUNAA BIHI JANNATAKA, WA MINAL YAQIINI MAA TUHAWWINU BIHI 'ALAINAA MUSHIIBAATID DUNYAA WA MATTI'NAA BIASMAAINAA WA ABSHAARINAA WA QUWWATINAA MAA AHYAITANAA, WAJ'ALHUL WAARITSA MINNAA WAJ'Al TSA`RANAA 'ALAA MAN ZHALAMANAA WANSHURNAA 'ALAA MAN 'AADAANAA, WALAA TAJ'Al MUSHIIBATANAA FII DIININAA WA LAA TAJ'ALID DUNYAA AKBARA HAMMINAA WA LAA MABLAGHA 'ILMINAA, WA LAA TUSALLITH 'ALAINAA MAN LAA YARHAMUNAA" (Ya Allah, curahkanlah kepada kepada kami rasa takut kepadaMu yang menghalangi kami dari bermaksiat kepadaMu, dan ketaatan kepadaMu yang mengantarkan kami kepada SurgaMu, dan curahkanlah keyakinan yang meringankan musibah di dunia. Berilah kenikmatan kami dengan pendengaran kami, penglihatan kami, serta kekuatan kami selama kami hidup, dan jadikan itu sebagai warisan dari kami, dan jadikan pembalasan atas orang yang menzhalimi kami, dan tolonglah kami melawan orang-orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah kami pada agama kami, dan jangan Engkau jadikan dunia sebagai impian kami terbesar, serta pengetahuan kami yang tertinggi, serta jangan engkau kuasakan atas kami orang-orang yang tidak menyayangi kami). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib. Dan sebagian ahli hadits meriwayatkan hadits ini dari Khalid bin Abu Imran dari Nafi' dari Ibnu Umar.

71. 
Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar telah menceritakan kepada kami Sufyan bin 'Uyainah dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama. Barang siapa yang hafal, mengamalkan dan membenarkan, dan menjaganya akan masuk Surga." Abu Isa berkata; dan pada hadits ini tidak ada penyebutkan nama, dan hadits tersebut adalah hadits hasan shahih. Diriwayatkan oleh Abu Al Yaman dari Syu'aib bin Abu Hamzah dari Abu Az Zinad dan ia tidak menyebutkan padanya nama-nama tersebut.

72. 
Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Ya'qub telah menceritakan kepada kami Zaid bin Hubab bahwa Humaid Al Makki mantan budak Ibnu 'Alqamah telah menceritakan kepadanya bahwa 'Atho` bin Abu Rabah telah menceritakan kepadanya dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila kalian melewati taman Surga, maka merumputlah!" Aku katakan; apakah taman Surga itu wahai Rasulullah? Beliau mengatakan: "Masjid-masjid." Aku katakan; dan apakah rumputnya wahai Rasulullah? Beliau mengtakan: "SUBHAANALLAAHI WAL HAMDULILLAAHI WA LAA ILAAHA ILLALLAAHU WALLAAHU AKBAR" (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib.

73. 
Telah menceritakan kepada kami Abdul Warits bin Abdush Shamad bin Abdul Warits ia berkata; telah menceritakan kepadaku ayahku ia berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Tsabit Al Bunani telah menceritakan kepadaku ayahku dari Anas bin Malik radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila kalian melewati taman Surga, maka perbanyaklah dzikir!" Aku katakan; apakah taman Surga itu wahai Rasulullah? Beliau mengatakan: "Kelompok-kelompok dzikir." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari jalur ini, dari hadits Tsabit dari Anas.

74. 
Telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Isa telah menceritakan kepada kami Al Fadhl bin Musa telah menceritakan kepada kami Salamah bin Wardan dari Anas bin Malik bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; wahai Rasulullah, doa apakah yang lebih baik? Beliau bersabda: "Mintalah kepada kesalamatan serta ampunan kepada Tuhanmu di dunia dan akhirat!" kemudian ia datang pada hari kedua dan berkata; wahai Rasulullah, doa apakah yang lebih baik? Kemudian beliau menjawab seperti itu. Kemudian ia datang kepada beliau pada hari ketiga dan beliau menjawab seperti itu dan berkata: "Apabila engkau diberi keselamatan di dunia dan diberi kesalamatan di akhirat maka sungguh engkau telah beruntung." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari jalur ini. Sesungguhnya kami mengetahuinya dari hadits Salamah bin Wardan.

75. 
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Ja'far bin Sulaiman Adh Dhuba'i dari Kahmas bin Al Hasan dari Abdullah bin Buraidah dari Aisyah ia berkata; wahai Rasulullah, apabila aku mengetahui malam apakah lailatul qadr, maka apakah yang aku ucapkan padanya? Beliau mengatakan: "Ucapkan; ALLAAHUMMA INNAKA 'AFUWWUN KARIIMUN TUHIBBUL 'AFWA FA'FU 'ANNII (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi ampunan dan Maha Pemurah, Engkau senang memberikan ampunan, maka ampunilah aku). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

76. 
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani' telah menceritakan kepada kami 'Abidah bin Humaid dari Yazid bin Abu Ziyad dari Abdullah bin Al Harits dari Al Abbas bin Abdul Muththalib ia berkata; aku katakan; wahai Rasulullah, ajarkan kepadaku sesuatu yang aku minta kepada Allah 'azza wajalla! Beliau mengatakan: "Mintalah keselamatan kepada Allah." Kemudian aku diam beberapa hari, kemudian aku datang mengatakan; wahai Rasulullah, ajarkan kepadaku sesuatu yang aku minta kepada Allah! Kemudian beliau berkata kepadaku: "Wahai Abbas, wahai paman Rasulullah, mintalah keselamatan kepada Allah di dunia dan di akhirat!"

77. 
Telah menceritakan kepada kami Al Qasim bin Dinar Al Kufi telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Manshur Al Kufi dari Isma'il dari Abdurrahman bin Abu Bakr Al Mulaiki dari Musa bin 'Uqbah dari Nafi' dari Ibnu Umar ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada permintaan yang lebih Allah cintai seperti halnya jika Dia mintai keselamatan." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Abdurrahman bin Abu Bakr Al Mulaiki.

78. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Umr bin Abu Al Wazir telah menceritakan kepada kami Zanfal bin Abdullah Abu Abdullah dari Ibnu Abu Mulaikah dari Aisyah dari Abu Bakr Ash Shiddiq bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila menghendaki suatu perkara beliau mengucapkan: "Ya Allah, pilihkan untukku!" Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Zanfal, dan ia adalah orang yang dha'if menurut ahli hadits, dan ia dipanggil Zanfal bin Abdullah la 'Arafi. Ia tinggal di Arafah, dan memonopoli hadits ini dan ia tidak diikuti dalam hal tersebut.

79. 
Telah menceritakan kepada kami Hannad telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash dari Abu Ishaq dari Jurai An Nahdi dari seseorang dari Bani Sulaim ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam menghitungnya pada tanganku atau tangannya: "Tasbih adalah setengah timnbangan Al Hamdulillah memenuhinya, takbir memenuhi antara langit dan bumi, puasa adalah setengah kesabaran, dan bersuci adalah setengah keimanan." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan dan diriwayatkan oleh Syu'bah serta Sufyan Ats Tsauri dari Abu Ishaq.

80. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Hatim Al Muaddib telah menceritakan kepada kami Ali bin Tsabit telah menceritakan kepadaku Qais bin Ar Rabi' dan ia berasal dari Bani Asad, dari Al Agharr bin Ash Shabah dari Khalifah bin Hushain dari Ali bin Abu Thalib ia berkata; kebanyakan doa yang diucapkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada sore hari di Arafah di tempat wukuf adalah: ALLAAHUMMA LAKAL HAMDU KALLADZII NAQUULU WA KHAIRAN MIMMAA NAQUULU, ALLAAHUMMA LAKA SHALAATII, WA NUSUKII, WA MAHYAAYA WA MAMAATII WA ILAIKA MA-AABII, WA LAKA RABBI TURAATSII. ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MIN 'ADZAABIL QABRI, WA WASWASATISH SHADRI WA SYATAATIL AMRI. ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA TAJIIU BIHIR RIIHU" (Ya Allah, segala puji bagiMu seperti yang kami katakan, dan lebih baik daripada apa yang kami katakan. Ya Allah, untukMu shalatku, sembelihanku, hidup dan matiku, kepadaMu kembaliku, dan milikMu wahai Tuhanku kekayaanku. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari adzab kubur, dan bisikan hati, serta kekacauan urusanku. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kejahatan apa yang dibawa oleh angin." Abu Isa berkata; hadits ini gharib dari jalur ini, dan sanadnya tidak kuat.

81. 
Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin 'Arafah telah menceritakan kepada kami Isma'il bin 'Ayyasy dari Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Husain dari Syahr bin Hausyam dari Abu Umamah Al Bahili ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang pergi menuju tempat tidurnya dalam keadaan menyebut nama Allah hingga ia mengantuk, maka tidaklah ia berbalik sesaat pada waktu malam untuk memohon sesuatu kepada Allah berupa kebaikan dunia dan akhirat melainkan Allah mengabulkan." Abu Isa berkata; hadits adalah hadits hasan gharib. Dan telah diriwayatkan pula dari Syahr bin Hausyab dari Abu Zhabyah dari 'Amr bin 'Absah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

82. 
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah menceritakan kepada kami Isma'il bin 'Ayyasy dari Muhammad bin Ishaq dari 'Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila salah seorang diantara kalian terbangun dalam tidur hendaknya ia mengucapkan; A'UUDZU BIKALIMAATILLAAHIT TAAMMAATI MIN GHADHABIHI WA SYARRI 'IBAADIHI WA MIN HAMAZAATISY SYAYAATHIINA WA AN YAHDHURUUN (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kemurkaanNya dan dari kejahatan para hambaNya serta dari bisikan syetan dan dari kedatangannya kepadaku." Abdullah bin Umar mengajarkannya kepada anaknya yang telah baligh, dan yang belum baligh diantara mereka. Ia menulisnya di dalam kartu kemudian menggantungkannya di lehernya. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib.

83. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari 'Amr bin Murrah ia berkata; saya mendengar Abu Wail berkata; saya mendengar Abdullah bin Mas'ud berkata; aku katakan kepadanya; engkau mendengarnya dari Abdullah? Ia berkata; ya. Dan ia memarfu'kannya, ia berkata; tidak ada orang yang lebih cemburu dari pada Allah, oleh karena itu Allah mengharamkan perbuatan-perbuatan keji yang nampak dan yang tersembunyi. Dan tidak ada yang lebih senang dipuji daripada Allah, oleh karena itu Allah memuji diriNya. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

84. 
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Yazid bin Abu Habib dari Abu Al Khair dari Abdullah bin 'Amr dari Abu Bakr Ash Shiddiq bahwa ia berkata; wahai Rasulullah, ajarkanlah kepadaku sebuah doa yang aku panjatkan dalam shalatku. Beliau mengatakan: "Ucapkan; ALLAAHUMMA INNII ZHALAMTU NAFSII ZHULMAN KATSIIRAN WA LAA YAGHFIRUDZ DZUBUUBA ILLA ANTA FAGHFIR LII MAGHFIRATAN MIN 'INDIKA, WARHAMNII INNAKA ANTAL GHAFUURUR RAHIIM (Ya Allah, aku telah banyak berbuat aniaya terhadap diriku dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali engkau, maka ampunilah dosaku dengan ampunan dari sisiMu, dan rahmatilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi ampun dan Maha Pengasih). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib, hadits tersebut adalah hadits Laits bin Sa'd. Abu Al Khair namanya adalah Martsad bin Abdullah Al Yazani.

85. 
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Yazid bin Abu Ziyad dari Abdullah bin Al Harits dari Al Muththalib bin Abu Wada'ah ia berkata; Al Abbas datang kepada Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam seolah-olah beliau mendengar sesuatu. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di atas mimbar dan berkata; siapakah aku? Mereka berkata; anda adalah Rasulullah. Semoga keselamatan terlimpahkan kepadamu. Beliau berkata: "Aku adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib, sesungguhnya Allah telah menciptakan makhluk, dan menjadikanku berada ditengah-tengah kelompok terbaiknya, kemudian Allah menjadikan kelompok tersebut menjadi dua, dan menjadikanku ditengah-tengah kelompok terbaiknya, kemudian Allah menjadikan mereka beberapa kabilah dan menjadikanku ditengah-tengah kabilah terbaiknya, kemudian menjadikan mereka berumah-rumah dan menjadikanku ditengah-tengah rumah terbaiknya, serta orang yang terbaik nasabnya." Abu Isa berkata; hadits ini hasan.

86. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Humaid Ar Razi telah menceritakan kepada kami Al Fadhl bin Musa dari Al A'masy dari Anas bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam pernah melewati sebuah pohon yang kering daunnya, kemudian beliau memukul menggunakan tongkatnya sehingga daunya bertebaran dan beliau mengucapkan: Sesungguhnya bacaan "INNAL HAMDA LILLAAHI WA LAA ILAAHA ILLALLAHU WALLAAHU AKBAR 'segala puli bagi Allah, dan tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar', bacaan tersebut menggugurkan dosa-dosa seorang hamba sebagaimana daun-daun pohon ini berguguran." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, dan kami tidak mengetahui Al A'masy mendengarnya dari Anas hanya saja ia telah melihatnya.



87. Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Ibnu 'Ajlan dari ayahnya dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah ketika menciptakan makhluk Dia mewajibkan atas diriNya dengan tanganNya: "Sesungguhnya kasih sayangKu mengalahkan kemurkaanKu." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.

88. 
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Musa serta Ziyad bin Ayyub mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Abu 'Amir Al 'Aqadi dari Sulaiman bin Bilal dari 'Umarah bin Ghaziyyah dari Abdullah bin Ali bin Husain bin Ali bin Abu Thalib dari ayahnya dari Husain bin Ali bin Abu Thalib dari Ali bin Abu Thalib ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang bakhil adalah orang yang apabila aku disebutkan di hadapannya maka ia tidak mengucapkan shalawat kepadaku." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.

89. 
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Ibrahim Ad Dauiraqi telah menceritakan kepada kami Umar bin Hafsh bin Ghiyats telah menceritakan kepada kami ayahku dari Al Hasan bin Ubaidullah dari 'Atho` bin As Saib dari Abdullah bin Abu Aufa ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdoa: "ALLAAHUMMA BARRID QALBII BITS TSALJI WAL MAAIL BAARIDI, ALLAAHUMMA NAQQI QALBII MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADHA MINAD DANAS!" (Ya Allah, dinginkan hatiku dengan salju dan air dingin, ya Allah, bersihkan hatiku dari dosa sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran!) Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib.

90. 
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Abdurrahman Al Kindi Al Kufi telah menceritakan kepada kami Zaid bin Hubab ia berkata; dan telah mengabarkan kepadaku Sufyan Ats Tsauri dari Muhammad bin Abdurrahman bin Abu Laila dari Asy Sya'bi dari Abdurrahman bin Abu Laila dari Abu Ayyub Al Anshari ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang mengucapkan sepuluh kali: LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WA YUMIITU WA HUWA 'ALAA KULLI SYAI-IN QADIIR (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata tidak ada sekutu bagiNya, milikNya semua kerajaan dan bagiNya seluruh pujian, Dia Yang menghidupkan, serta mematikan, dan Dia Maha Mampu melakukan segala sesuatu) maka baginya seperti memerdekakan empat orang budak dari anak Isma'il." Abu Isa berkata; dan hadits ini telah diriwayatkan dari Abu Ayyub secara mauquf.

91. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Adi ia berkata; telah memberikatakan kepada kami Ja'far bin Maimun sahabat Al Anmath, dari Abu Utsman An Nahdi dari Salman Al Farisi dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah Maha Hidup dan Maha Mulia, Dia merasa malu apabila seseorang mengangkat kedua tangannya kepadaNya dan kembali dalam keadaan kosong tidak membawa hasil." Abu Isa berakata; hadits ini adalah hadits hasan gharib. Dan sebagian ulama telah meriwayatkannya dan tidak merafa'kan hadits tersebut.

92. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Baysysar telah menceritakan kepada kami Shafwan bin Isa telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Ajlan dari Al Qa'qa' dari Abu Shalih dari Abu Hurairah bahwa seorang laki-laki berdoa menggunakan dua jarinya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Gunakan satu jari, gunakan satu jari!" Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib, dan makna hadits ini adalah apabila seseorang mengisyaratkan dengan kedua jarinya dalam berdoa pada saat bersyahadat maka ia tidak boleh mengisyaratkan kecuali dengan satu jari.

93. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Baysysar telah menceritakan kepada kami Shafwan bin Isa telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Ajlan dari Al Qa'qa' dari Abu Shalih dari Abu Hurairah bahwa seorang laki-laki berdoa menggunakan dua jarinya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Gunakan satu jari, gunakan satu jari!" Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib, dan makna hadits ini adalah apabila seseorang mengisyaratkan dengan kedua jarinya dalam berdoa pada saat bersyahadat maka ia tidak boleh mengisyaratkan kecuali dengan satu jari.

94. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami Abu 'Amir Al 'Aqadi telah menceritakan kepada kami Zuhair yaitu Ibnu Muhammad, dari Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil bahwa Mu'adz bin Rifa'ah telah mengabarkan kepadanya dari ayahnya, ia berkata; Abu Bakr Ash Shiddiq berkata; di atas mimbar, kemudian menangis, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri pada tahun pertama di atas mimbar, kemudian menangis. Kemudian beliau berkata: "Mintalah ampunan dan keselamatan kepada Allah, sesungguhnya salah seorang diantara kalian tidak diberi sesuatu yang lebih baik setelah keyakinan daripada keselamatan." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari jalur ini. Dari Abu Bakr radliallahu 'anhu.

95. 
Telah menceritakan kepada kami Husain bin Yazid Al Kufi telah menceritakan kepada kami Abu Yahya Al Himmani telah menceritakan kepada kami Utsman bin Waqid dari Abu Nushairah dari mantan budak Abu Bakr dari Abu Bakr ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak disebut orang yang terus-menerus berbuat dosa orang yang beristighfar, walaupun ia dalam sehari berbuat dosa sebanyak tujuh puluh kali." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Abu Nushairah, dan sanadnya tidak kuat.

96. 
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Musa dan Sufyan bin Waki' dan maknanya satu, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun telah menceritakan kepada kami Al Ashbagh bin Zaid telah menceritakan kepada kami Abu Al 'Ala` dari Abu Umamah ia berkata; Umar bin Al Khathab radliallahu 'anhu memakai baju baru, kemudian ia mengucapkan: Al HAMDULILLAAHILLADZII KASAANII MAA UWAARII BIHI 'AURAATII, WA ATAJAMMALU BIHI FII HAYAATII (Segala puji bagi Allah, yang telah memberiku pakaian yang dapat aku gunakan untuk menututupi auratku, dan berhias dalam hidupku). Kemudian ia mengambil baju yang telah usang kemudian mensedekahkannya, dan mengatakan; aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang memakai baju baru, dan mengucapkan; Al HAMDULILLAAHILLADZII KASAANII MAA UWAARII BIHI 'AURAATII, WA ATAJAMMALU BIHI FII HAYAATII (Segala puji bagi Allah, yang telah memberiku pakaian yang dapat aku gunakan untuk menututupi auratku, dan berhias dalam hidupku), kemudian ia ambil baju yang telah usang kemudian ia mensedekahkannya maka ia berada dalam perlindungan dan penjagaan Allah, serta ditutupi oleh Allah baik dalam keadaan ia hidup maupun mati." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib. Dan Yahya bin Ayyub telah meriwayatkannya dari Ubaidullah bin Zahr dari Ali bin Yazid dari Al Qasim dari Abu Umamah.

97. 
Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Waki' telah menceritakan kepada kami Ayahku dari Sufyan dari 'Ashim bin 'Ubaidullah dari Salim dari Ibnu Umar dari Umar bahwa ia meminta izin kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam untuk berumrah, kemudian beliau berkata: "Wahai saudaraku, ikutkan kami dalam doamu, dan jangan lupakan kami!" Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

98. 
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Hassan telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah dari Abdurrahman bin Ishaq dari Sayyar dari Abu Wail dari Ali radliallahu 'anhu, bahwa seorang budak mukatab (yang mengadakan perjanjian pembebasan dengan tuannya) datang kepadanya dan berkata; aku tidak mampu membayar pembebasanku, maka tolonglah aku! Ali berkata; maukah aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang telah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ajarkan kepadaku, yang seandainya engkau memiliki hutang sebesar gunung Shir niscaya Allah akan membayarkannya untukmu? Ali berkata; ucapkanlah; ALLAAHUMMAKFINII BIHALAALIKA 'AN HARAAMIK, WA AGHNINII BIFADHLIKA 'AMMAN SIWAAK (Ya Allah, cukupkanlah aku dengan kehalalanMu sehingga tidak memerlukan keharamanMu, dan jadikanlah aku kaya sehingga tidak butuh kepada selainMu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib.

99. 
Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Waki' telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam dari Israil dari Abu Ishaq dari Al Harits dari Ali radliallahu 'anhu, ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila menjenguk orang sakit beliau berdoa: "ALLAAHUMMA ADZHIBIL BA`SA, RABBAN NAASI, WASYFI, FA-ANTASY SYAAFII, LAA SYIFFAA-A ILLAA SYIFAAUKA, SYIFAA-AN LAA YUGHAADIRU SAQAMAN (Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit, dan sembuhkanlah, Engkau adalah Pemberi kesembuhan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhanMu, kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan.

100. 
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani' telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun telah mengabarkan kepada kami Hammad bin Salamah dari Hisyam bin 'Amr Al Fazari dari Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam dari Ali bin Abu Thalib bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa dalam witirnya: "ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIRIDHAAKA MIN SAKHATHIK, WA A'UUDZU BIMU'AAFAATIKA MIN 'UQUUBATIK, WA A'UUDZU BIKA MINKA LAA UHSHII TSANAA-AN 'ALAIK, ANTA KAMAA ATSNAITA 'ALAA NAFSIK (Aku berlindung dengan keridhaanMu dari kemurkaanMu, dan dengan ampunanMu dari hukumanMu, aku tidak dapat menghitung pujian kepadaMu. Engkau sebagaimana pujian yang Engkau berikan kepada diriMu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib dari hadits Ali, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur ini dari hadits Hammad bin Salamah.

101. 
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman telah mengabarkan kepada kami Zakariya bin Adi telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin 'Amr Ar Raqqi dari Abdul Malik bin 'Umair dari Mush'ab bin Sa'd dan 'Amr bin Maimun mereka berkata; Sa'd mengajarkan kalimat-kalimat ini kepada anak-anaknya sebagaimana orang yang mengajarkan menulis kepada anak-anak, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berlindung dengan kalimat-kalimat tersebut setelah shalat yaitu: ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL JUBNI WA A'UUDZU BIKA MINAL BUKHLI, WA A'UUDZU BIKA MIN ARDZALIL 'UMRI, WA A'UUDZU BIKA MIN FITNATID DUN-YAA WA 'ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari sifat penakut, dan berlindung kepadaMu dari sifat pelit, dan berlindung kepadaMu dari umur yang paling hina, dan berlindung kepadaMu dari fitnah dunia serta adzab kubur). Abdullah bin Abdurrahman berkata; Abu Ishaq Al Hamdani dalam hadits ini mengalami kegoncangan, ia mengatakan; dari 'Amr bin Maimun dari Umar dan ia juga mengatakan dari selainnya, sehingga ia mengalami kegoncangan dalam hal tersebut. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih dari jalur ini.

102. 
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Al Hasan telah menceritakan kepada kami Ashbagh bin Al Faraj telah mengabarkan kepadaku Abdullah bin Wahb dari 'Amr bin Al Harits bahwa ia telah mengabarkan kepadanya dari Sa'id bin Abu Hilal dari Khuzaimah dari Aisyah binti Sa'd bin Abu Waqqash dari ayahnya bahwa ia bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menemui seorang wanita dan dihadapannya terdapat biji kurma, atau kerikil yang ia gunakan untuk bertasbih. Kemudian beliau berkata: "Maukah aku kabarkan kepadamu mengenai apa yang lebih ringan bagimu dari hal ini atau lebih baik? Yaitu mengucapkan; SUBHAANALLAAHI 'ADADA MAA KHALAQA FIS SAMAA'I, WA SUBHAANALLAAHI 'ADADA MAA KHALAQA FIL ARDHI, WA SUBHAANALLAAHI 'ADADA MAA BAINA DZALIK, WA SUBHAANALLAAHI 'ADADA MAA HUWA KHALIQUN. ALLAAHU AKBAR MITSLA DZALIK, WAL HAMDULILLAAHI MITSLA DZAALIK, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHI MITSLA DZAALIK. (Maha Suci Allah sebanyak apa yang Dia ciptakan di langit, Maha Suci Allah sebanyak apa yang Dia ciptaan di bumi, Maha Suci Allah sebanyak apa yang ada diantara hal itu, Maha Suci Allah sebanyak apa yang Dia ciptakan, Allah Maha Besar sebanyak itu, segala puji bagi Allah sebanyak itu, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah sebanyak itu). Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib dari hadits Sa'd.

103. 
Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Waki' telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair serta Zaid bin Hubab dari Musa bin 'Ubaidah dari Muhmmad bin Tsabit dari Abu Hakim mantan budak Az Zubair, dari Az Zubair bin Al 'Awwam ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba pada pagi hari, melainkan terdapat malaikat yang menyeru; Maha Suci Allah Raja Yang Maha Suci. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits gharib.

104. 
Telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Mu'adz Al 'Aqadi Al Bashri telah menceritakan kepada kami Hammad bin Waqi' dari Israil dari Abu Ishaq dari Abu Al Ahwash dari Abdullah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Mintailah Allah dari karuniaNya, sesungguhnya Allah 'azza wajalla senang dimintai, dan ibadah yang paling utama adalah menanti pertolongan." Abu Isa berkata; demikianlah Hammad bin Waqid meriwayatkan hadits ini, dan ia telah diselisihi dalam riwayatnya. Hammad bin Waqid adalah Ash Shaffar, bukan Al Hafizh, dan ia menurut kami adalah syekh dari Bashrah. Abu Nu'aim telah meriwayatkan hadits ini dari Israil dari Hakim bin Jubair dari seorang laki-laki dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam secara mursal. Dan hadits Abu Nu'aim sepertinya lebih shahih.

105. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Musa Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Yazid bin Khumair Asy Syami dari Abdullah bin Busr ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengunjungi ayahku, kemudian kami menyuguhkan makanan untuk beliau. Beliau pun makan sebagian darinya, kemudian beliau diberi kurma, dan beliau makan serta membuang bijinya menggunakan dua jari beliau. Abdullah bin Busr menggabungkan jari telunjuk dan jari tengah. Syu'bah berkata; dan itu yang aku yakini insya Allah. Dan beliau membuang biji kurma diantara kedua jarinya. Kemudian beliau diberi minum, lalu beliau meminumnya kemudian memberikan kepada orang yang ada di samping kanannya. Abdullah bin Busr berkata; ayahku dalam keadaan memegang kendali hewan kendaraannya berkata; doakan untuk kami! Kemudian beliau berdoa: "ALLAAHUMMA BAARIK LAHUM FIIMAA RAZAQTAHUM WAGHFIR LAHUM WARHAMHUM." (Ya Allah, berkahilah mereka pada rizki yang telah engkau berikan kepada mereka, dan ampunilah dosa mereka, serta kasihilah merekah." Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan dari selain jalur ini dari Abdullah bin Busr.

106. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Isma'il telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar Asy Syanni telah menceritakan kepadaku bapakku Umar bin Murrah dia berkata; saya mendengar Bilal bin Yasar bin Zaid bekas budak (yang telah dimerdekakan oleh) Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah menceritakan kepadaku ayahku dari kakekku, dia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengucapkan; ASTAGHFIRULLAHAL 'ADZIM ALLADZII LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUM WA ATUUBU ILAIH (Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, dzat yang tiada Ilah melainkan Dia, yang Maha hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya) serta aku bertaubat kepada-Nya) Maka (dosa-dosanya) akan di ampuni sekalipun ia telah lari dari peperangan." Abu 'Isa berkata; "Hadits ini derajatnya gharib, dan kami tidak mengetahuinya melainkan dari jalur ini."

107. 
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Isa dia berkata; telah menceritakan kepadalu Ma'n telah menceritakan kepadaku Mu'awiyah bin Shalih dari Dhamrah bin Habib dia berkata; saya mendengar Abu Umamah berkata; telah menceritakan kepadaku 'Amru bin 'Anasah bahwa dia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Waktu yang paling dekat antara Rab dengan seorang hamba adalah pada tengah malam terakhir, maka apabila kamu mampu menjadi golongan orang-orang yang berdzikir kepada Allah (shalat) pada waktu itu. lakukanlah!". Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hadits hasan shahih gharib melalui jalur ini."

108. 
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Al Laits bin Sa'd dari 'Ubaidillah bin Abu Ja'far dari Shafwan bin Sulaim dia berkata; "Tidak akan pernah bangkit (sukses) para pemilik tanah hingga ia mengatakan; "LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH (Tidak ada daya dan upaya melainkan milik Allah)."

109. 
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Hizam dan 'Abd bin Humaid dan yang lain, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bisyr dia berkata; saya mendengar Hani` bin Utsman dari ibunya Humaidhah binti Yasir dari neneknya yaitu Yusairah -dia adalah salah seorang dari para wanita yang ikut berhijrah- dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada kami: "Hendaklah kalian bertasbih, tahlil dan taqdis (mengucapkan subhanal malikil qudus dan hitunglah dengan jari jemari, karena hal itu akan dimintai pertanggung jawaban terhadap (apa yang ia lakukan) dan apa yang ia ucapkan. Dan janganlah kalian lalai, sehingga kalian melupakan rahmat (Allah)." Perawi berkata; "Hadits ini hanya kami ketahui dari hadits Hani` bin Utsman, dan telah di riwayatkan pula oleh Muhammad bin Rabi'ah dari Hani` bin Utsman."

110. 
Telah menceritakan kepada kami Nahsr bin Ali Al Jahdhami telah mengabarkan kepadaku ayahku dari Al Mutsanna bin Sa'id dari Qatadah dari Anas dia berkata; "Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berperang, beliau mengucapkan: "ALLAHUMMA ANTA 'ADLUDII WA ANTA NASHIIRII WABIKA UQAATILU (Ya Allah, Sesungguhnya Engkau adalah sandaranku dan penolongku, dengan (kekuatan dan pertolongan-Mu lah) aku berperang)." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib. Dan makna sandaranku adalah penolongku."

111. 
Telah menceritakan kepada kami Abu 'Amru Al Haddza` Al Madini dia berkata; telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Nafi' dari Hammad bin Abu Humaid dari 'Amru bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik do'a adalah do'a pada hari 'Arafah dan sebaik-baik apa yang aku dan para Nabi sebelumku katakan adalah "LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHUU LAA SYARIIKALAHU LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA 'ALAA KULLI SYAI'IN QADIIR (Tiada Ilah melainkan Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya lah segala kerajaan dan pujian dan Dialah Maha menguasai atas segala sesuatu)." Abu Isa berkata; "hadits ini derajatnya gharib melalui jalur ini. Hammad bin Abu Humaid adalah Muhammad bin Abu Humaid yaitu Abu Ibrahim Al Anshari Al Madini, menurut ahli hadits dia adalah orang yang lemah (hafalannya)."

112. 
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Humaid telah menceritakan kepada kami Ali bin Abu Bakr dari Al Jarrah bin Adl Dhahhak Al Kindi dari Abu Syaibah dari Abdullah bin 'Ukaim dari Umar bin Al Khattab dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajariku (do'a) seraya bersabda: "Katakanlah, ALLAHUMMAJ'AL SARIIRATIi KHAIRAN MIN 'ALAANIYATII WAJ'AL 'ALAANIYATI SHAALIHATAN, ALLAHUMMA INNI AS`ALUKA MIN SHAALIHI MAA TU`TIN NAASA MINAL MAALI WAL AHLI WAL WALADI GHAIRADL DLAALLI WALAAL MUDLALLI (Ya Allah, Jadikanlah apa yang tersembunyi dalam diriku lebih baik dari pada yang nampak pada diriku dan jadikanlah yang nampak pada diriku baik (bermanfaat). Ya Allah! Aku memohon kepada-Mu dari kebaikan yang Engkau kepada manusia, baik berupa harta, keluarga dan anak, bukan yang sesat dan tidak pula yang menyesatkan)." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahui kecuali dari jalur ini, namun isnadnya lemah."

113. 
Telah menceritakan kepada kami Uqbah bin Mukram telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Sufyan Al Jahdari telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ma'dan dia berkata; telah mengabarkan kepadaku 'Ashim bin Kulaib Al Jarmi dari ayahnya dari kakeknya dia berkata; "Aku menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau sedang mengerjakan shalat. (saat itu) beliau meletakkan tangan kirinya di atas paha kirinya dan meletakkan tangan kanannya di atas paha kanannya seraya menggenggam jari jemarinya dan membentangkan jari telunjuknya sambil mengucapkan; "YAA MUQALLIBAL QULUUB TSABBIT QALBII 'ALAA DIINIK (Wahai DZAT yang membolak balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya gharib melalui jalur ini."

114. 
Telah menceritakan kepada kami Abdul Warits bin Abdusshamad telah menceritakan kepadaku ayahku telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Salim telah menceritakan kepada kami Tsabit Al Bunani dia berkata kepadaku; "Wahai Muhammad! Bila kamu merasakan sakit, maka letakkanlah tanganmu di (anggota badan) yang kamu rasakan sakitnya dan ucapkanlah; "BISMILLAHI A'UUDZU BI 'IZZATILLAHI WA QUDRATIHI MIN SYARRI MAA AJIDU MIN WAJ'II (Dengan nama Allah, aku berlindung dengan kemuliaan Allah dan kekuasaan-Nya dari sakit yang aku derita ini)." Kemudian angkat tanganmu lalu ulangilah hal itu secara witir (ganjil). Karena Anas bin Malik pernah bercerita kepadaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengatakan hal itu kepadanya." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib."

115. 
Telah menceritakan kepada kami Husain bin Ali bin Al Aswad Al Baghdadi telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudhail dari Abdurrahman bin Ishaq dari Hafshah binti Abu Katsir dari ayahnya yaitu Abu Katsir dari Ummu Salamah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajariku seraya bersabda: "Ucapkanlah (setelah adzan maghrib); HAADZA ISTIQBAALU LAILIKA WA ISTIDBAARU NAHAARIKA WA ASHWAATU DU'AAIKA WA HUDLUURU SHALAWAATIKA AS`ALUKA AN TAGHFIRA LII (Ya Allah! ini adalah waktu datangnya malam-Mu, dan perginya siang-Mu, waktu suara para muadzin-Mu (berkumandang) dan (tanda) tibanya waktu shalat-Mu. Aku memohon sekiranya Engkau mengampuniku." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya gharib. Kami hanya mengetahuinya dari jalur ini, sedangkan Hafshah binti Abu Katsir kami tidak mengenal identitasnya begitu juga ayahnya."

116. 
Telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Ali bin Yazid Ash Shuda`i Al Baghdadi telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Al Qasim bin Al Walid Al Hamdani dari Yazid bin Kaisan dari Abu Hazim dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba yang mengucapkan lailaaha illa Allah (tiada Ilah melainkan Allah) dengan ikhlas kecuali akan dibukakan baginya pintu-pintu langit hingga sampai kepada 'arsy, selagi ia masih menjauhi dosa-dosa besar." Abu Isa berkata; "Hadits ini gharib melalui jalur ini."

117. 
Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Waki' telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Basyir dan Abu Usamah dari Mis'ar dari Ziyad bin 'Ilaqah dari pamannya dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan: "ALAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MIN MUNKARAATIL AKHLAAQ WAL A'MAALI WAL AHWAAAI" (Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari berbagai kemungkaran akhlak, amal maupun hawa nafsu)." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib." Sedangkan pamannya Ziyad bin 'Ilaqah bernama Quthbah bin Malik seorang sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."

118. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Hisyam Ar Rifa'i Muhammad bin Yazid Al Kufi telah menceritakan kepada kami Yahya bin Al Yaman telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Zaid Al 'Ammi dari Abu 'Iyyas Mu'awiyah bin Qurrah dari Anas bin Malik dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "tidak akan ditolak, do'a diantara adzan dan iqamat." Mereka bertanya; "Lalu apa yang harus kami katakan ya Rasulullah? beliau menjawab: "Mohonlah keselamatan (kesejahteraan) kepada Allah di dunia dan akhirat." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan. Dan Yahya bin Al Yaman adalah yang menambahkan beberapa huruf dalam hadits ini, yaitu; "Maka apa yang seharusnya kita baca?" beliau menjawab: "Mohonlah keselamatan (kesejahteraan) kepada Allah di dunia dan akhirat."

119. 
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Waki' dan Abdurrazaq, Abu Ahmad, Abu Nu'aim dari Sufyan dari Zaid Al 'Ammi dari Mu'awiyah bin Qurrah dari Anas bin Malik dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Tidak akan ditolak do'a antara adzan dan iqomat." Abu Isa berkata; "Beginilah yang diriwayatkan oleh Abu Ishaq Al Hamdani, hadits ini (berasal) dari Buraid bin Abu Maryam Al Kufi dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti konteks ini, dan hadits ini lebih shahih."

120. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair dari Musa bin 'Ubaidah dari Muhammad bin Tsabit dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "ALLAHUMMAN FA'NII BIMAA 'ALLAMTANII WA 'ALLIMNII MAA YANFA'UNII WA ZIDNII 'ILMA, ALHAMDULILLAHI 'ALAA KULLI HAALIN WA A'UUDZU BILLAHI MIN HAALI AHLIN NAAR (Ya Allah! Berilah manfaat terhadap apa yang telah Engkau berikan kepadaku, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah kepadaku ilmu. Segala puji hanya milik Allah pada semua kondisi (baik kondosi bahagia maupun susah) dan aku berlindung kepada Allah dari perbuatan penduduk neraka." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini."

121. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Muhammad bin Al 'ala` telah mengabarkan kepada kami Abu Mu'awiyah dari Umar bin Rasyid dari Yahya bin Abu Katsir dari Abu Salamah dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Al Mufarridun (orang-orang yang menyendiri untuk beribadah) telah mendhului (unggul)." Mereka bertanya; "Apa (yang dimaksud dengan) Al Mufaridun ya Rasulullah?" beliau bersabda: "Mereka adalah orang-orang yang terpikat dalam berdzikir kepada Allah, dzikir telah menggugurkan dosa yang mereka pikul, sehingga mereka datang dalam keadaan ringan tanpa beban dosa." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan gharib."

122. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Abu Khalid Al Ahmar dari Hisyam bin Al Ghaz dari Makhul dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku: "Perbanyaklah mengucapkan; Laa haula walaa quwwata illa billahi (tidak ada daya dan upaya melainkan milik Allah), karena ia merupakan perbendaharaan surga." Makhul berkata; "Barangsiapa mengucapkan; Laa haula walaa quwwata illaa billahi wala manja'a minallahi illa ilaihi (tidak ada daya dan upaya kecuali milik Allah dan tiada tempat berlari dari (murka) Allah kecuali kepada-Nya), maka Allah akan menghilangkan darinya tujuh puluh pintu bahaya, sedangkan bahaya yang paling rendah adalah kefakiran." Abu Isa berkata; "Hadits ini sanadnya tidak bersambung, karena Makhul tidak pernah mendengar dari Abu Hurairah."

123. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap nabi mempunyai do'a yang mustajab (terkabul) dan aku menyimpan do'aku, demi syafa'at untuk umatku kelak dan insya Allah umatku akan mendapatkannya, yaitu bagi siapa saja yang meninggal diantara mereka, sedangkan ia tidak berbuat syirik kepada Allah sama sekali." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan shahih."

124. 
Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari siksa neraka dan berlindunglah kalian kepada Allah dari siksa kubur. Berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah al-Masihud Dajjal, berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah kehidupan serta fitnah kematian." Abu Isa berkata; "Hadits ini derajatnya hasan shahih."

Advertisement
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: