Advertisement

Advertisement

Hadis Sahih Bukhari Nomor 46 Tentang Kekhawatiran seorang mu'min bila amalnya terhapus tanpa sadar

Advertisement
Advertisement
MARWAHISLAM | Hadis Sahih Bukhari Nomor 46 Tentang Kekhawatiran seorang mu'min bila amalnya terhapus tanpa sadar.

Hadis ini dikutip dari isi Kitab 9 Imam > SAHIH BUKHARI > BAB 2. Iman > Kekhawatiran seorang mu'min bila amalnya terhapus tanpa sadar.

خوف المؤمن من أن يحبط عمله وهو لا يشعر

Hadis Nomor 46

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَرْعَرَةَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ زُبَيْدٍ قَالَ سَأَلْتُ أَبَا وَائِلٍ عَنْ الْمُرْجِئَةِ فَقَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ
Hadits Shahih Bukhari Nomor 46

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Ar'arah] berkata, Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Zubaid] berkata: Aku bertanya kepada [Abu Wa'il] tentang Murji`ah, maka dia menjawab: Telah menceritakan kepadaku [Abdullah] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "mencerca orang muslim adalah fasiq dan memeranginya adalah kufur".

Baca juga : Hadis Sahih Bukhari Nomor 45 Tentang Mengiringi jenazah bagian dari iman
Advertisement
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: