Advertisement

Advertisement

Hadis Sahih Bukhari Nomor 204 Tentang Apakah perlu berkumur-kumur setelah meminum susu?

Advertisement
Advertisement
MARWAHISLAM | Hadis Sahih Bukhari Nomor 204 Tentang Apakah perlu berkumur-kumur setelah meminum susu?.

Hadis ini berasal dari isi Kitab 9 Imam yaitu Sahih Bukhari, Bab 4. Wudlu' ; Apakah perlu berkumur-kumur setelah meminum susu?.

هل يمضمض من اللبن

Hadis Nomor 204

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ وَقُتَيْبَةُ قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَرِبَ لَبَنًا فَمَضْمَضَ وَقَالَ إِنَّ لَهُ دَسَمًا تَابَعَهُ يُونُسُ وَصَالِحُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ الزُّهْرِيِّ

Hadis Sahih Bukhari Nomor 204

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] dan [Qutaibah] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] dari ['Abdullah bin 'Abdullah bin 'Utbah] dari [Ibnu 'Abbas], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minum susu kemudian berkumur-kumur, beliau lalu bersabda: "Sesungguhnya susu mengandung lemak." Hadits ini dikuatkan oleh [Yunus] dan [Shalih bin Kaisan] dari [Az Zuhri].

Baca juga : Hadis Sahih Bukhari Nomor 203 Tentang Orang yang cukup berkumur setelah makan sawiq dan tidak perlu berwudlu'
Advertisement
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: