Advertisement

Advertisement

Evolusi Tubuh Manusia jadi Renungan 24 jam

Advertisement
Advertisement
MARWAHISLAM | Evolusi Tubuh Manusia setelah tak bernafas dan pada malam pertama setelah dimakamkan atau kasarnya ditanam alias dibenamkan kedalam tanah yang kita kenal dengan istilah dikuburkan.

Awal dari proses pembusukan berawal dari bagian perut dan alat vital alias kemaluan.

Subhanalladzi laa yamuut, Perut dan alat vital merupakan dua hal terpenting bagi anak cucu Adam yang semasa hidup di dunia saling bergulat menjaga dan mempertahankannya.

Sejak saat itulah seluruh jasad mulai berevolusi menjadi hijau kehitam-hitaman.

Namunpun semasa hidup di dunia fana ini selalu dengan berbagai solekan mempergunakan berbagai alat serta bahan kecantikan modern yang serba mahal, setelah menjadi mayat hanya memiliki satu warna solekan alam saja.

Lalu hari yang kedua, mulai menjalar pada anggota tubuh yang lain yaitu mata, hati, paru-paru dan limpa yang ikut berevolusi mulai membengkak alias ikut membusuk.

Evolusi Tubuh Manusia

Masuk hari yang ketiga seluruh anggota tubuh telah mulai mengeluarkan bau yang menyengat.

Subhanallah, di hari keempat tingkat pembengkakan anggota tubuh mulai memuncak dimana mata, hidung, telinga, anus dan kemaluan mulai mengeluarkan cairan berwarna merah kehitaman.

Di hari yang kelima evolusi jasad semakin dahsyat dimana seluruh anggota tubuh telah membengkak dan keluarnya cairan hitam melalui pori-pori.

Laa hawla wala quwwata illa billah, pada hari keenam merupakan evolusi sempurna pada jasad mayat karena keseluruhannya hijau membiru akibat pembengkakan dan pembusukan tingkat akhir pada kulit dan kemampuan kulit untuk melindungi daging telah punah.

Laa ilaaha illallah, kulit-kulit menyerah lalu pecah terburai segala isinya mengeluarkan nanah dan ulat-ulat kecil terjadi pada hari ketujuh lalu semakin parah dan terus berlanjut sampai pada hari yang ke sepuluh.

Kemudian setelah dua minggu rambutpun mulai rontok dan saat itu lalat-lalat hijau telah mencium bau busuk dari jarak jauh dan ulat-ulat telah memenuhi sekujur tubuh. Kondisi ini berlangsung dalam waktu yang lumayan lama.

Singkatnya setelah enam bulan hanya tersisa rambut berserakan dan tulang-belulang.

Dalam kurun waktu lebih dari 25 Tahun, tulang-tulang itupun telah menjadi tanah kecuali satu biji yang didalamnya terdapat satu tulang sel yang sangat kecil yang kita kenal ‘AJBUDZ DZANAB’(Tulang ekor) serta kita ketahui dia tak akan hancur oleh panas ribuan derajad sekalipun.

Maka dari sinilah, dari tulang ekor inilah kita nanti dibangkitkan oleh Allah SWT di hari kiamat.  Itulah tubuh yang selalu kita jaga dan kita banggakan. Dengannya kita berbuat maksiat kepada-Nya.

La hawla wala quwwata illa billah, kita bermunajat memohon ampunan dan Rahmat-Nya serta qudrah dan iradah-Nya sambil terus berupaya agar jasad dan usia kita tidak sampai sia-sia. (Baca; Nasehat Kubur Untuk Kamu)

Maha benar Allah dengan segala Firman-Nya dan Allah pasti akan menepati janji-Nya.

Allahumma ya Allah ... ampunilah dosa-dosaku, dosa kedua ibu bapaku, dosa kaum muslimin dan muslimat, dosa orang mukmin dan mukminat baik yang masih hidup maupun yang telah disisi-Mu ya Allah dengan penuh rahmat dan kasih sayang-Mu!.

Allahumma ya Allah ... Jadikan kuburan orang tua kami, karabat kami dan seluruh kuburan muslim /muslimat pendahulu kami salah satu taman dari kebun surga, jangan jadikan kuburan kami dan mereka salah satu lubang dari lubang neraka!. Aamiiin Yaa Rabbal 'aalamiin

Allahumma ya Allah ... Tetapkanlah iman di dada kami dan matikanlah kami dalam iman.

Allahumma ya Allah ... Berikanlah aku dan keluargaku kemuliaan serta muliakanlah seluruh pembaca renungan ini, lalu tambahkanlah kelapangan dan kesejahteraan kepada saudaraku yang ikut membantu Agama-Mu dan menyebarkan renungan ini !.

Baca juga : 
Advertisement
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: