Advertisement

Advertisement

Hadis Sahih Bukhari Nomor 1815 tentang Wanita Haidl meninggalkan puasa dan shalat

Advertisement
Advertisement
MARWAHISLAM | Hadis Sahih Bukhari Nomor 1815 tentang Wanita Haidl meninggalkan puasa dan shalat.

Hadis ini bersumber dari isi Kitab 9 Imam yaitu Sahih Bukhari, Bab 15. Puasa perihal Wanita Haidl meninggalkan puasa dan shalat.

Hadis Nomor 1815

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنِي زَيْدٌ عَنْ عِيَاضٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ فَذَلِكَ نُقْصَانُ دِينِهَا

Hadis Sahih Bukhari Nomor 1815

Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Maryam] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] berkata, telah menceritakan kepada saya [Zaid] dari ['Iyadh] dari [Abu Sa'id radliallahu 'anhu] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila (seorang wanita) sedang mengalami haidh, maka dia tidak shalat dan tidak puasa. Yang demikian itu menunjukkan kurangnya agamanya".

Advertisement
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: