Advertisement

Advertisement

Hadis Sahih Bukhari Nomor 1884 tentang Beramal di sepuluh hari terakhir Ramadhan

Advertisement
Advertisement
MARWAHISLAM | Hadis Sahih Bukhari Nomor 1884 tentang Beramal di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Hadis ini bersumber dari isi Kitab 9 Imam yaitu Sahih Bukhari, Bab 16. Shalat Tarawih perihal Beramal di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Hadis Nomor 1884

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي يَعْفُورٍ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

Hadis Sahih Bukhari Nomor 1884

Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin 'Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ya'fur] dari [Abu Adh-Dhuha] dari [Masruq] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bila memasuki sepuluh akhir (dari bulan Ramadhan), Beliau mengencangkan sarung Beliau, menghidupkan malamnya dengan ber'ibadah dan membangunkan keluarga Beliau".

Advertisement
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: