Advertisement

Advertisement

Hadis Sahih Bukhari Nomor 2125 tentang Akad hawalah dan jika seseorang menarik kembali hawalahnya

Advertisement
Advertisement
MARWAHISLAM | Hadis Sahih Bukhari Nomor 2125 tentang Akad hawalah dan jika seseorang menarik kembali hawalahnya.

Hadis ini bersumber dari isi Kitab 9 Imam yaitu Sahih Bukhari, Bab 22. Al-Hawalah perihal Akad hawalah dan jika seseorang menarik kembali hawalahnya.

Hadis Nomor 2125

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ فَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيٍّ فَلْيَتْبَعْ

Hadis Sahih Bukhari Nomor 2125

Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Yusuf] telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Abu Az Zanad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Menunda membayar hutang bagi orang kaya adalah kezhaliman dan apabila seorang dari kalian hutangnya dialihkan kepada orang kaya, hendaklah dia ikuti".

Baca juga :  
Advertisement
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: