Advertisement

Advertisement

Hadis Sahih Bukhari Nomor 2526 tentang Memberikan syarat kepada manusia dengan ucapan

Advertisement
Advertisement
MARWAHISLAM | Hadis Sahih Bukhari Nomor 2526 tentang Memberikan syarat kepada manusia dengan ucapan.

Hadis ini bersumber dari isi Kitab 9 Imam yaitu Sahih Bukhari, Bab 36. Syarat-Syarat perihal Memberikan syarat kepada manusia dengan ucapan.

Hadis Nomor 2526

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا هِشَامٌ أَنَّ ابْنَ جُرَيْجٍ أَخْبَرَهُ قَالَ أَخْبَرَنِي يَعْلَى بْنُ مُسْلِمٍ وَعَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ يَزِيدُ أَحَدُهُمَا عَلَى صَاحِبِهِ وَغَيْرُهُمَا قَدْ سَمِعْتُهُ يُحَدِّثُهُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ إِنَّا لَعِنْدَ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ حَدَّثَنِي أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُوسَى رَسُولُ اللَّهِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ { قَالَ أَلَمْ أَقُلْ إِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيعَ مَعِيَ صَبْرًا } كَانَتْ الْأُولَى نِسْيَانًا وَالْوُسْطَى شَرْطًا وَالثَّالِثَةُ عَمْدًا { قَالَ لَا تُؤَاخِذْنِي بِمَا نَسِيتُ وَلَا تُرْهِقْنِي مِنْ أَمْرِي عُسْرًا } { لَقِيَا غُلَامًا فَقَتَلَهُ } فَانْطَلَقَا فَوَجَدَا { جِدَارًا يُرِيدُ أَنْ يَنْقَضَّ فَأَقَامَهُ } قَرَأَهَا ابْنُ عَبَّاسٍ أَمَامَهُمْ مَلِكٌ
Hadis Sahih Bukhari Nomor 2526

Telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Musa] telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] bahwa [Ibnu Juraij] mengabarkan kepadanya, berkata telah bercerita kepadaku [Ya'laa bin Muslim] dan ['Amru bin Dinar] dari [Sa'id bin Jubair] dimana satu sama lain saling menambahkan dan begitu juga para perawi selain keduanya, sungguh aku pernah mendengarnya bercerita kepadanya dari [Sa'id bin Jubair] berkata; Kami sedang bermajelis dengan [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma] ia berkata, telah bercerita kepadaku [Ubay bin Ka'ab] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Musa Rasulullah Alaihis Salam, lalu dia menyebutkan hadits. Kisahnya dalam firman Allah Surah al-Kahfi; 72: (Nabi Hidzir AS berkata: "Bukankah telah aku katakan bahwa kamu tidak akan sanngup untuk bersabar bersamaku"). Pertanyaan dari Musa yang pertama adalah karena lupa, yang kedua syarat yang diajukannya sedangkan yang ketiga adalah kesengajaan. (Musa AS berkata: "Janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku"). -Al Kahfi; 73- ("..hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak.") -Al Kahfi; 74- Lalu keduanya berjalan hingga mendapatkan (…dalam negeri itu dinding rumah yang hampir raboh..) -Al Kahfi; 77- Ibnu 'Abbas membacakannya; "sedang didepan mereka ada seorang raja".
Advertisement
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: