Advertisement

Advertisement

Dirgahayu Bangsa Indonesia

Advertisement
Advertisement
MARWAHISLAM | Dirgahayu Bangsa Indonesia, Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar... Dirgahayu Republik Indonesia !!!.  Seluruh bangsa ini berujar Merdeka !, Merdeka !, Merdeka !. Lalu .... Apakah hakikat sesungguhnya dari ‘merdeka’ ???.

Dirgahayu


Kata Merdeka yang sesungguhnya adalah bebasnya hati kita dari ilah, bertuhan selain Allah artinya jika masih ada syirik, kufur dan fasik itulah pertanda belum merdeka. Arti Merdeka lainya yakni terbebaskan dari tipudaya dunia yang bersifat serakah dan bakhil, ini juga pertanda kalau bangsa ini belum merdeka.

Dirgahayu  Bangsa Indonesia
Merdeka dengan terbebaskan dari hawa nafsu antara lain zina, mabuk, judi dan suka marah-marah juga pertanda kalau kita belum merdeka. Membebaskan diri dari keakuan seperti sombong, hasud, riya yang juga merupakan pertanda kalau kita belum merdeka. Bebas dari kebodohon karena malas belajar, malas ngaji, karena memang belum kita merdeka.

Bebas dari pengaruh syaitan seperti percaya kepada dukun, pakai zimat, sesajen, minta diramalkan, malas beribadah juga merupakan pertanda kalau kita belum merdeka.  

Dirgahayu Bangsa Indonesia
Membebaskan diri dari sifat zhalim seperti mencuri, korupsi, khianat, dan menipu serta durhaka juga merupakan pertanda kalau kita belum merdeka. Bebas dari kezhaliman seperti halnya para pemimpin yg khianat, ingkar janji dan berani melanggar sumpah serta para penjajah maka rakyatnya pasti belum merdeka.  Ingatlah Firman Allah ! : "Barang siapa yang Allah selamatkan dari siksa Neraka Jahanam, dan Allah masukkan ke dalam Syurga-Nya di Akhirat kelak itulah hamba Allah yang merdeka !". (QS. Ali Imran : 185).  

Maka jelaslah bahwa, hamba yang merdeka adalah hamba Allah yang beriman, yang sangat takut untuk melakukan maksiat, istiqamah dalam beribadah dan istiqamah dengan akhlaknya yang mulia terutama sifat tawadhu' atau sifat rendah hati dan suka mendermakan hartanya di jalan Allah Ta'ala.  

Mencinta sesama umat manusia terutama saudaranya seiman, menghormati perbedaan, mencintai negerinya, keluarganya, para gurunya, para sahabatnya, para dhuafa dan orang orang tertindas, sehingga Allah wafatkan dalam keadaan husnul khatimah dan dimasukkan oleh Allah swt ke dalam Syurga FirdausNya...aamiin.   Merdeka !, Merdeka !, Merdeka !. ALLAHU AKBAR... Dirgahayu Republik Indonesia !!!
Advertisement
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: